Rabu, 18 Oktober 2017

Polres Jemput Satu Anak Korban Human Trafficking Adopsi Ilegal

Rabu, 09 Agustus 2017 16:11
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Raya(MedanPunya) Polres Simalungun terus bergerak mengungkap praktik perdagangan anak modus adopsi ilegal. Teranyar satu anak yang sudah dibawa ke Batam diselamatkan dan dibawa ke Mapolsek Tanah Jawa, Rabu (9/8).

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menjelaskan bahwa seorang anak dibawa pihaknya hasil pengembangan ditangkapnya 12 tersangka, terdiri dari bidan, orangtua biologis dan orangtua adopsi. Total sudah lima anak yang diamankan. Empat anak sebelumnya sudah diserahkan ke Departemen Sosial.

"Dari Batam sudah kita ambil dan bawa ke sini (Simalungun). Ada satu anak lagi dan satu tersangka di Palembang lagi kita kejar," katanya.

Kapolres menegaskan, bahwa pengungkpan ini sesuai penegakkan Pasal 83 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana atau Pasal 79 UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. Di mana para pengadopsi tidak memenuhi syarat adopsi sesuai hukum berdasar Pasal 13 PP No. 54 Tahun 2007.

"Asli adopsi ilegal, di mana si bapak dari si bayi ini belum dapat dipastikan, dan si ibu bayi tidak dapat mengetahui siapa bapak bayi tersebut," tegasnya.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Anderson Siringo-ringo menjelaskan, satu anak teranyar diselamatkan dari Batam adalah anak kedua Lentina Panjaitan (26) yang dijual dengan modus biaya bersalin Rp. 2,7 juta. Sementara untuk DPO lain masih dalam pengejaran.

"Anaknya sudah kita amankan yang dari Batam dan diamankan di Polsek Tanah Jawa. Untuk yang Palembang anaknya sudah kita ketahui masih kita intai sekalian bisa ditangkap tersangkanya," kata Kompol Anderson Siringoringo.***trb/mpc/bs

Dibaca 153 Kali