Kamis, 14 Desember 2017

Di Daerah Ini, BBM Satu Harga akan Ada di 11 Titik SPBU

Kamis, 10 Agustus 2017 16:39
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) akan memberlakukan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga, akan ada 11 titik SPBU yang ada di Sumatera Utara (Sumut)diberlakukan BBM satu harga tersebut.

General Manager PT Pertamina MOR I, Erry Widiastono, mengatakan, dari 11 titik tersebut saat ini telah ada satu titik yang telah beroperasi yaitu Kecamatan Pulau Batu Nias Selatan.

Ke 11 titik SPBU tersebut terletak di Kecamatan Lotu Nias Utara, Kecamatan Gido Nias, Kecamatan Bawalato Nias, Kecamatan Lahoni Nias Barat, Kecamatan Hibala Nias Selatan, Kecamatan Pulau Batu Nias Selatan, Kecamatan Pulau Batu Timur Nias Selatan, Kecamatan Batu Utara Nias Selatan, Kecamatan Simuk Nias Selatan dan Kecamatan Tanah Masa Nias Selatan.

"Pemberlakuan BBM satu harga di beberapa daerah termasuk tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No.36 Tahun 2016 Perihal Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Secara Nasional,"ujarnya saat sosialisasi BBM satu harha di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan, Kamis (10/8).

Ia menerangkan, saat ini PT Pertamina MOR I telah menjalankan program tersebut di beberapa wilayah terpencil di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang salah satunya adalah Sumut.

"Salah satu wilayah di Pertamina MOR I yang pertama kali menjalankan program tersebut berada di Pulau Telo, Kabupaten Nias Selatan. Sebelum pemberlakuan program tersebut, masyarakat Pulau Telo harus membeli BBM dengan harga yang lebih mahal yang umumnya diatas Rp10ribu per liter," terangnya.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar dalam menyalurkan BBM ke Pulau Telo terletak di jalur darat dan laut yang memakan waktu cukup lama.

"Dari Terminal BBM di Kota Gunung Sitoli, BBM tersebut diangkut melalui mobil tangki selama tiga jam jalur darat ke Teluk Dalam, Nias Selatan," jelasnya.

Ia menerangkan, setelah itu, BBM diangkut dengan kapal selama 7 hingga 8 jam melalui jalur laut menuju Pulau Telo di Kecamatan Pulau-pula Batu, Nias Selatan.

"Akhirnya, bisa disalurkan kepada masyarakat dengan harga Rp6.450 per liter untuk Premium dan Rp5.150 per liter untuk Solar," terangnya.

Ia menuturkan, proses pemetaan hingga terealisasinya BBM Satu Harga di suatu wilayah, memerlukan waktu karena setelah lokasi ditetapkan, Pertamina juga harus melakukan survey transportasi BBM, proaktif menggandeng investor lokal, pembangunan inftrastruktur hingga akhirnya APMS (Agen Premium Minyak dan Solar) di wilayah yang menjadi sasaran BBM Satu Harga beroperasi.

"Sebagai kepanjangan tangan dari Pertamina Pusat, kami akan terus memegang komitmen yang telah ditetapkan pemerintah untuk menjalankan program BBM satu harga. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan para pengusaha setempat untuk dapat merealisasikan program BBM satu harga di wilayah Sumatera Bagian Utara," tuturnya.***trb/mpc/bs

Dibaca 122 Kali