Jum'at, 15 Desember 2017

Dua Kontraktor Penyuap Bupati Batubara Disadangkan

Kamis, 07 Desember 2017 14:46
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Dua kontraktor penyuap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain pada Kamis (7/12) mulai menjalani sidang dakwaan. Kedua terdakwa yaitu Syaiful Azhar dan Maringan Situmorang disidangkan secara bergantian di Pengadilan Tipikor pada PN Medan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ihsan Fernandi menyebutkan masing-masing terdakwa selaku penerima proyek di Pemerintahan Kabupaten Batubara diketahui memberikan sejumlah uang kepada OK Arya.

"Dalam dakwaan kami, masing-masing terdakwa memberikan janji atau imbala berupa uang kepada Bupati Batubara," kata Ihsan seusai sidang.

Ia menjelaskan terdakwa Syaiful Azhar diketahui memberikan uang senilai Rp 400 juta kepada Kepala Dinas PUPR Batubara, Helman Herdadi. Sedangkan Maringan Situmorang diketahui tiga kali menyerahkan uang kepada OK Arya melalui pemilik Showroom Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen.

"Adapun Maringan menyerahkan uang ke Ayen dengan rincian dua kali melalui cek senilai Rp 1,5 miliar dan uang tunai senilai Rp 700 juta," jelas Ihsan.

Sementara itu, seusai persidangan kedua terdakwa tidak mengajukan nota keberatan (eksepsi), sehingga Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo menyebutkan pada persidangan selanjutnya akan langsung masuk agenda keterangan saksi dari JPU.

Untuk diketahui, Maringan dan Syaiful ditangkap KPK pada 13 September 2017 karena memberi suap kepada Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain atas proyek di Dinas PUPR Batubara. Sehingga keduanya mendapatkan proyek lanjutan peningkatan jalan Labuhan Ruku menuju Desa Sentangagar di Batubara.

Selain keduanya, penyidik KPK menetapkan tiga tersangka lain yaitu Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, Kadis PUPR Helman Herdadi dan pemilik Showroom Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen.***trb/mpc/bs


Dibaca 60 Kali