Selasa, 22 Mei 2018

Suap Bupati Batubara, Syaiful Azhar Divonis 2 Tahun Penjara

Kamis, 08 Februari 2018 16:06
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Syaiful Azhar, salah seorang terdakwa penyuap Bupati Batubara nonaktif, OK Arya Zulkarnain divonis hukuman selama 2 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada PN Medan, Kamis (8/2).

Menurut majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo menyebutkan terdakwa terbukti secarah sah dan meyakinkan memberikan suap sebesar Rp 400 juta kepada OK Arya atas pemberian proyek lanjutan peningkatan jalan Labuhan Ruku menuju Mesjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.

"Menjatuhi pidana terhadap terdakwa Syaiful Azhar dengan hukuman pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 100 juta subsidair 3 bulan kurungan," sebut Wahyu.

"Hukuman itu diberikan karena terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001," ungkap Wahyu.

Pascapembacaan putusan itu, Syaiful Azhar menyatakan menerima. Sedangkan JPU KPK, Ikhsan Fernandi menyatakan pikir-pikir.

"Karena jaksa masih menyatakan pikir-pikir, maka putusan ini belum memiliki kekuatan hukum tetap," kata Wahyu.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kresno Anto Wibowo menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama tiga tahun dan denda sebesar Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sementara dalam dakwaan JPU KPK, Syaiful Azhar dalam perkara ini diketahui memberi uang suap sebesar Rp 400 juta melalui Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara, Helman Herdadi untuk diserahkan kepada Bupati Batubara non aktif, OK Arya Zulkarnain.

Uang suap itu merupakan imbalan (fee) karena OK Arya telah memberikan persetujuan agar terdakwa mendapatkan pekerjaan proyek lanjutan peningkatan jalan Labuhan Ruku menuju Mesjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.***trb/mpc/bs

Dibaca 94 Kali