Sabtu, 26 Mei 2018

Camat Biru-biru Bantah Warga Daerahnya Harus Bertaruh Nyawa Menuju Sekolah

Selasa, 13 Februari 2018 15:58
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Lubukpakam(MedanPunya) Camat Biru-Biru Kabupaten Deliserdang, Wahyu membantah pemberitaan tentang warganya yang disebut menyebrang sungai jika ingin pergi dan pulang dari sekolah.

Menurutnya, laporan warga itu tidak benar karena orang yang memberikan keterangan, R Sembiring, juga mengeluarkan keterangan bohong.

"Itu rupanya Desa Namo Tualang kejadiannya. Saya sudah datang ke sana hari Sabtu lalu. Pagi-pagi Saya dapat kiriman berita dari pak Wakil Bupati makanya saya langsung cek. Orang yang diwawancarai itu sudah buat pernyataan dan mengakui kalau keterangannya itu enggak benar," ujar Wahyu yang ditemui di acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa di lapangan Alun-Alun Pemkab, Selasa (13/2).

Ia menyebut bahwa di wilayah kerjanya tidak ada anak-anak sekolah yang hendak berangkat dan pergi sekolah harus menyebrang sungai.

"Saya tanyalah saat itu dimana sebenarnya anaknya bersekolah. Dibilangnya sekolah ya di Desa Namo Tualang itu juga. Jadi untuk pergi ke sekolah anaknya enggak perlu harus melintasi sungai seperti yang ada di berita itu. Diakuinya dia bersalah. Karena sungai yang dilintasi itu juga bukan jalan tapi hanya tanah orang yang dilintasi," kata Wahyu.

Pada pekan lalu R Sembiring sempat menyatakan kalau dirinya terpaksa menyeberangi sungai lantaran dianggap sekolah anaknya jauh. Ia mengharapkan agar Pemkab ada membangun jembatan.***trb/mpc/bs

Dibaca 93 Kali