Selasa, 17 Oktober 2017

Rusia Kerahkan Kapal Perang Usai Serangan Rudal AS ke Suriah

Sabtu, 08 April 2017 14:35
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Moskow(MedanPunya) Marah atas serangan rudal Amerika Serikat ke Suriah, pemerintah Rusia menyatakan aksi militer tersebut telah merusak hubungan Rusia-AS. Rusia bahkan telah mengerahkan kapal perang tercanggihnya ke perairan Mediterania usai serangan rudal AS tersebut.

Kapal perang Black Sea milik Rusia dikerahkan ke perairan Mediterania timur pada Jumat (7/4) malam waktu setempat, untuk berhadapan langsung dengan dua kapal perang jenis penghancur milik Angkatan Laut AS, USS Porter dan USS Ross yang juga berada di perairan Mediterania timur. Kedua kapal perang AS itulah yang melancarkan serangan rudal Tomahawk ke pangkalan udara Suriah pada Jumat (7/4) subuh waktu setempat.

Kapal bersenjatakan rudal tersebut telah meninggalkan basisnya di Sevastopol, Crimea dan berlayar menuju pangkalan Angkatan Laut Rusia di kota Tartus, Suriah di wilayah perairan Mediterania. Kapal bernama Laksamana Grigorovich tersebut berbobot 4 ribu ton.

"Kapal Rusia yang dilengkapi dengan rudal jelajah Kalibr akan berkunjung ke basis logistik di Tartus," ujar sumber.

Dikatakan sumber tersebut, keberadaan kapal perang Rusia di wilayah lepas pantai Suriah tersebut akan bergantung pada situasi. "Namun bagaimanapun, itu (kapal) akan berada di sana lebih dari sebulan," ujar sumber Rusia tersebut.

Sebelumnya, dalam serangannya pada Jumat (7/4) subuh waktu Suriah, militer AS menembakkan 59 rudal Tomahawk dari dua kapal perang AS, USS Porter dan USS Ross, yang siaga di Laut Mediterania bagian timur. Rudal-rudal itu ditembakkan secara terarah pada pesawat tempur, landasan udara dan pusat pengisian bahan bakar di pangkalan udara Shayrat, dekat kota Homs, Suriah.

Kepada Reuters, seorang pejabat Pertahanan AS menyebut serangan itu jenis 'one-off', yang artinya hanya serangan tunggal tanpa rencana lanjutan.***dtc/mpc/bs

Dibaca 148 Kali