Sabtu, 29 Juli 2017

Mulai Tahun Depan Importir Wajib Tanam Bawang Putih

Jum'at, 19 Mei 2017 16:32
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Jakarta(MedanPunya) Pemerintah mewajibkan importir menanam bawang putih. Ini sebagai syarat bagi importir yang ingin memasok bawang putih ke Indonesia.

Kebijakan ini dirilis Menteri Pertanian Amran Sulaiman lewat Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 16 tahun 2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Hortikultura. Menurut Dirjen Hortikultura, Spudnik Sujono, importir wajib menanam minimal 5% dari total kuota impor yang diberikan.

Selain itu, Spudnik menjelaskan, kebijakan tersebut baru berlaku setelah setahun Permen itu diundangkan."Itu setahun (implementasi) setelah berlakunya surat ini, jadi nggak sekarang. Enggak mungkin dia tanam sekarang. Kalau buat aturan jangan korbankan banyak pihak, saya enggak mau gaduh. Jadi setahun diberlakukan mereka harus tanam," ungkap Spudnik, Jumat (19/5).

Menurut Spudnik, sebenarnya Permentan tersebut bukan hanya mengatur masalah impor bawang putih, namun juga terkait dengan impor produk hortikultura lainnya.

"Jadi kita masukkan beberapa yang selama ini dilepas (bebas impor), contoh misalnya untuk produk olahan cabai kering pun tidak kita atur, bebas, cabai bubuk juga bebas, sekarang kita masukkan. Maksudnya biar kita tahun berapa in-out, berapa kebutuhan dalam negeri. Karena kalau dilepas kita tidak punya data," terang Spudnik.

Namun, saat ini sedang disorot soal impor bawang putih. Harga komoditas bumbu dapur itu sempat melonjak hingga tembus Rp 60.000/kg, dari harga normal Rp 38.000/kg.

"Yang paling utama memang bawang putih agar bisa ditata kembali. Ini yang tidak mengenakan jelang Ramadan harga bawang putih di ritel Rp 60 ribu, itu kan enggak benar. Sudah dikasih impor bebas kok masih harga tinggi, berarti pemerintah harus turun tangan. Pemerintah tidak diam dengan harga yang tinggi," tukasnya.***dtc/mpc/bs

Dibaca 58 Kali