Sabtu, 18 November 2017

Bantah Bangkrut, Venezuela Siapkan Restrukturisasi Utang

Senin, 13 November 2017 11:26
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Caracas(MedanPunya) Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan negaranya tidak akan mengalami kebangkrutan. Saat ini Venezuela memiliki utang sebesar 150 miliar dollar AS.

"Strategi kami adalah dengan menegosiasikan ulang dan melakukan pembayaran kembali semua utang," kata Maduro.

 Maduro juga menyebut, Venezuela telah melakukan pembicaraan terkait restrukturisasi utang antara lain dengan China dan Rusia. Negosiasi dengan China, menurut Maduro, berjalan dengan sempurna.

Venezuela memiliki utang sebesar 28 miliar dollar AS dengan China dan 8 miliar dollar AS dengan Rusia. Dalam 3 tahun terakhir, Rusia memberikan bantuan keuangan sebesar 10 miliar dollar AS.

 Tahun lalu, perusahaan energi Rusia Rosneft mengambil alih 49,9 persen saham perusahaan pemurnian minyak Venezuela Citgo.

Tahun ini adalah tahun keempat resesi yang dialami Venezuela. Pasokan makanan menipis, harga melambung tinggi, dan mata uang bolivar anjlok. Inflasi diproyeksikan lebih dari 2.000 persen pada tahun 2018 mendatang, melonjak dibandingkan 653 persen pada tahun ini.

Dana Moneter Internasional (IMF) telah menerbitkan peringatan pada awal bulan ini kepada Venezuela lantaran gagal memberikan data ekonomi secara tepat waktu. IMF memberikan tenggat waktu selama 6 bulan bagi Venezuela untuk membenahi masalah statistik ini, atau IMF akan menerbitkan "deklarasi kecaman."

Namun, Venezuela didukung oleh Rusia yang juga menolak peringatan IMF tersebut. Pekan lalu, Rusia pun setuju merestrukturisasi utang Venezuela sebesar 3 miliar dollar AS.

Beberapa analis memandang bahwa sebenarnya Maduro tengah bersiap menghadapi default alias bangkrut. Sebelumnya, ia menyalahkan AS karena kebijakan dan sanksi yang dijatuhkan membuat kondisi Venezuela kian parah.***kps/mpc/bs

Dibaca 28 Kali