Sabtu, 18 November 2017

Kapolri: Jika Ahli Bilang Tak Ada Pidana, Kasus Surat KPK Dihentikan

Rabu, 15 November 2017 12:41
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Jakarta(MedanPunya) Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan penyidik sedang meminta keterangan para ahli terkait kasus surat palsu Pimpinan KPK. Tito ingin penyidik segera menentukan ada-tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

"Sekarang ini proses pengumpulan keterangan ahli yang lain, kalau nanti keterangan ahli lain menyatakan bahwa ini tidak ada, bukan tindak pidana, kita hentikan," kata Tito, Rabu (15/11).

Tito menjelaskan, dalam KUHAP, polisi bisa menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tanpa penetapan tersangka. Penyidikan dapat dihentikan di tengah jalan.

Ditanya kapan tenggat waktu bagi penyidik untuk menentukan hal tersebut, Tito menjawab singkat. "Secepatnya," jawab Tito.

Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dilaporkan atas dugaan tindak pidana membuat surat palsu atau memalsukan surat dan menggunakan surat palsu serta menyalahgunakan kekuasaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan/atau Pasal 421 KUHP.

Soal penyidikan kasus dugaan surat palsu, KPK menegaskan surat pencegahan Novanto sudah sesuai aturan yang berlaku, yaitu dalam UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dan UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.***dtc/mpc/bs

Dibaca 31 Kali