Dipukul, Bocah 10 Tahun Minta Pecat Guru Olahraga

Delitua(MedanPunya.Com) Dandy (10) warga jalan pamah Gang Amri Kecamatan Delitua Barat yang telah dianiaya oleh oknum guru olahraga Sukaria di SDN Inpres 108075 yang terletak di jalan Pama Gang Tumiran Kecamatan Delitua Barat meminta kepada Kadis pendidikan Deli Serdang segera memecat atau memindahkan guru olahraga tersebut karena setiap pelajarannya beberapa siswa mengalami ketakutan untuk masuk mengikuti pelajaran karena kekerasan yang dilakukan oknum PNS tersebut.

Permintaan inilah yang diucapkan Dandy didampangi orang tuanya Siti Rapiah saat ditemui wartawan dirumahnya dijalan Pamah Gang Amri Kecamatan Delitua.

Dandy juga mengatakan setelah dirinya melaporkan perbuatan oknum guru tersebut ke kantor polisi dengan Nomor STBL/192/III/2011/SU/RESTA MEDAN/SEK DELITUA bahwa kepala sekolahnya Norman dalam Pidatonya dihadapan para muridnya, Sabtu yang lalu mengatakan jika mempunyai masalah jangan libatkan media, dan kalau tidak senang sekolah disini sebaiknya pindah saja.

"jangan masuk-masukkan koran, sok banyak duit, kalau tidak senang pindah, gaji kami tetap jalan" ujar Dandy didampingi ibunya menirukan ucapan kepala sekolah sewaktu berpidato.

Menanggapi pernyataan tersebut Kepala Sekolah SDN Inpres 108075 Norman mengatakan bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan tidak pernah dikatakannya, dirinya mengatakan kalau keluarga korban hanya menambah-nambah masalah saja dan membesar-besarkan masalah saja.

Mantan guru Agama ini juga melanjutkan bahwa dirinya sudah mengetahui kejadian ini dari guru olahraganya karena guru olahraga tersebut datang dengan membawa sebuah media yang menulis perilaku dirinya dan dilaporkan ke Polsekta Delitua.

Kepela Sekolah juga mengatakan bahwa tindakan tersebut dianggap wajar karena masih dalam tata cara mengajar siswa-siswa tersebut, dirinya juga mengatakan kalau para siswa tidak takut untuk mengikuti pelajaran olahraga tersebut melainkan merasa senang karena belajar di luar sekolah.

Rencananya kepala sekolah tersebut akan menegur sikap oknum guru tersebut dan melaporkan tindakan oknum guru tersebut ke Kadis Pendidikan Deliserdang karena yang berhak menindak guru tersebut merupakan wewenang Kadis pendidikan.

Salah seorang siswa SDN Inpres 108075 Davi Daniansyah (10) warga jalan Pama gang tumiran Kecamatan Delitua Barat yang juga menjadi korban pemukulan oknum PNS tersebut mengaku pernah dipukul dibagian kepala saat pelajaran olahraga dan mengalami bendol dan memar akibat tindakan tersebut siswa  merasa takut untuk masuk mengikuti  pelajaran olagraga  tersebut.

Para siswa tersebut juga berharap agar guru olahraga tersebut segera dipecat ataupun dipindahkan karena para siswa merasa takut bersekolah di SDN Inpres tersebut bukan itu saja para warga juga sudah merasa takut untuk memasukkan anaknya bersekolah di SDN Inpres tersebut.

Dandy dan keluarga juga mendatangi pihak kepolisian untuk menanyakan sejauh mana proses penangan kasusnya di kepolisian mengatakan bahwa pelaku sampai saat ini belum dilakukan pemanggilan.

Sebelumnnya  Dandy (10) didampingi ibunya Siti Rapiah (43) warga Jalan pamah Gang Baru Kecamatan Delitua Barat mendatangi polsekta Delitua untuk mengadukan perbuatan guru olahraga anaknya yakni Sukaria karena tidak tahan untuk yang ketiga kalinya oknum guru tersebut memukul anaknya tanpa
sebab hingga anaknya tersebu tidak berani masuk sekolah pada jam pelajaran oknum guru tersebut.

Menurut Rapiah ibu dari Dandy kepada petugas SPK Polsekta Delitua menceritakan kejadian pemukulan terhadap anaknya yang dilakukan oleh guru olahraganya terjadi didalam sekolahnya yakni di SD Negeri Inpres 108075 yang terletak di Jalan Pamah Gang Tumiran Kecamatan Delitua Barat, Kamis (17/3) sekira pukul 11.00 wib.

Peristiwa tersebut terjadi gara-gara anaknya sedang bermain bola disekolah, namun tiba-tiba tanpa sebab guru olahraga tersebut langsung memukul punggung anaknya dengan kepalan tangannya, sehingga membuat anaknya tersebut menderita luka-luka memar dibagian punggung.

Rapiah juga mengatakan bahwa anaknya tesebut sebelumnya tidak menceritakan perlakuan gurunya tersebut kepada dirinya, namun sewaktu rapiah memandikan anaknya tiba-tiba anaknya merasa kesakitan dibagian punggungnya.

Merasa kesakitan spontan saja Rapiah bertanya penyebab luka memar yang diderita anak keempatnya tersebut, setelah anaknya bercerita barulah Rapiah menjadi emosi karena perlakuan guru olahraga tersebut.

Sebelumnya Rapiah juga sudah meminta kepada kepala sekolah anaknya Norman untuk menasehati guru olahraga tersebut agar tidak bertindak sesuka hatinya. namun kepala sekolah tersebut terkesan cuek dan tidak menanggapinya.

Menurut Rapiah bukan hanya anaknya saja yang diperlakukan kasar oleh guru olahraga tersebut, hampir seluruh anak murid disekolah tersebut pernah dipukul guru olahraga tersebut namun takut untuk mengadukan perbuatannya kepada orang tua mereka, akibat perlakuan oknum guru olahraga tersebut membuat anak rapiah takut masuk sekolah setiap hari kamis pada jam pelajaran guru olahraga tersebut.***mpc-mdn7

Foto: Ist


 

Film

 

Otomotif

 

Infotainment

Lindsay Lohan Buka Suara soal 36 Pria yang Pernah Hubungan Seks Dengannya

Lindsay Lohan Buka Suara soal 36 Pria yang Pernah Hubungan Seks Dengannya

MedanPunya.Com- Awal tahun lalu dunia hiburan Hollywood sempat dihebohkan dengan daftar 36 pria yang pernah berhubungan seks dengan Lindsay Lohan

Terungkap, Robin Williams Mengidap Tahap Awal Parkinson Saat Meninggal

Terungkap, Robin Williams Mengidap Tahap Awal Parkinson Saat Meninggal

MedanPunya.Com - Masalah kesehatan yang dihadapi aktor Robin Williams sebelum meninggal bukan cuma gangguan bipolar dan riwayat operasi jantung. Sang

 

Gaya Hidup

Kontrol Emosi Rendah Picu Orang Berpendidikan Baik Bisa Jadi Pembunuh

MedanPunya.Com - Pendidikan formal baik yang didapat seseorang tidak menjamin orang tersebut akan berperilaku baik. Berkaca dari kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19), yang dilakukan oleh Hafiz (19) dan Assyifa Ramadhani (19), mantan kekasih dan teman SMA tega melakukan aksi keji.

"Kalau ora [ ... ]

 

Pendidikan

Jumlah Hari Belajar Sekolah Wewenang Pemda

Jakarta(MedanPunya.Com) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menegaskan, jumlah hari dalam proses pembelajaran di sekolah, apakah 5 hari atau 6 hari dalam seminggu, sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah daerah (Pemda). Pemerintah Pusat melalui Kemdikbud tidak akan mengatur mengenai ha [ ... ]

 

Musik

SM Entertainment Menang 8 Penghargaan untuk Desain Sampul AlbumSM Entertainment Menang 8 Penghargaan untuk Desain Sampul Album

MedanPunya.Com - SM Entertainment kembali jadi juara untuk desain sampul album artis-artisnya. Tak hanya satu, total delapan desain sampul album menang di ajang Red Hot Design Award 2014, Jerman.

Ini memang bukan kali pertama manajemen artis seperti EXO dan SNSD itu memenangkan penghargaan untuk desa [ ... ]

 

Teknologi

Prediksi Ilmuan: Tikus Kuasai Dunia, Manusia PunahPrediksi Ilmuan: Tikus Kuasai Dunia, Manusia Punah

MedanPunya.Com - Para ilmuwan percaya jika manusia akan mengalami kepunahan sekali lagi dalam waktu dekat. Namun kali ini tidak akan terjadi karena hantaman asteroid.

Manusia akan punah karena hasil dari kejahatan yang dilakukannya terhadap lingkungan. Pasalnya, perubahan iklim yang terjadi akan memu [ ... ]