Jum'at, 15 Desember 2017

Penggarap yang Bacok Tangan Purwanto Sampai Putus Akhirnya Menyerahkan Diri

Kamis, 12 Oktober 2017 15:07
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Dua penggarap yang membacok anggota Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) hingga tangannya putus akhirnya menyerahkan diri pada polisi. Keduanya yakni Alung (37) warga Dusun I, Desa Kamboja dan Ari alias Begal (35) warga Pasar VIII, Desa Sampali.

Dari informasi di lapangan, keduanya menyerahkan diri diantar oleh pihak keluarga.

Keduanya datang ke Polrestabes Medan dengan membawa barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menebas tangan kanan Purnawanto (42) hingga putus.

"Selain melakukan pengejaran terhadap keduanya, kami juga menemui pihak keluarga. Alhasil, keduanya telah menyerahkan diri ke Polrestabes Medan," kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean, Kamis (12/10).

Pardamean mengatakan, pihaknya akan menginterogasi kedua tersangka lebih lanjut untuk mengetahui lebih pasti motif pembacokan ini. Polisi juga akan mendalami apakah ada pelaku lain yang terlibat saat pembacokan terjadi.

Kabar yang beredar di lapangan, kedua tersangka menyerah lantaran diduga takut ditembak petugas. Sebab, akhir-akhir ini, polisi di jajaran Polrestabes Medan selalu bertindak tegas terhadap pelaku tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat.

Lantaran diduga kuat takut ditembak mati, keduanya pun datang ke Polrestabes Medan. Mereka membawa senjata tajam yang digunakan untuk melakukan upaya pembunuhan terhadap anggota BPRPI, Purnawanto.

Terkait masalah ini, memang sebelumnya antara korban dan kedua pelaku terlibat cekcok mengenai masalah lahan garapan di Pasar VIII, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan.***trb/mpc/bs

Dibaca 60 Kali