Sabtu, 18 November 2017

Kapolda Berikan Pesan Agar Nelayan Jadi Mata Polisi Pantau Jalur Laut

Selasa, 14 November 2017 15:46
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara, Irjend Paulus Waterpauw bertemu dengan sejumlah organisasi nelayan yang ada di Sumatera Utara.

Beberapa organisasi yang hadir dalam pertemuan di ruang Aula Benhur Brimob Polda Sumut diantaranya Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Dalam dialog itu, jendral bintang dua yang pernah menjabat sebagai Kapolda Papua tersebut menitipkan sejumlah pesan kepada para nelayan.

Kata Paulus, ada beberapa point penting yang harus sama-sama menjadi perhatian nelayan dan polisi.

"Kami berharap saudara-saudara nelayan menjadi mata dan telinga kami. Saya sangat berharap bapak-bapak sekalian bekerjasama dengan kami memberikan informasi manakala menemukan atau melihat sesuatu yang aneh, yang akan menjadi masalah," kata Paulus, Selasa (14/11).

Ia mengatakan, persoalan utama yang belum juga selesai diatasi adalah masalah narkoba. Kemudian, sambung Paulus, masalah penyelundupan barang-barang ilegal seperti minuman keras, bahkan senjata api juga harus menjadi perhatian utama semua pihak.

"Ada pengungkapan senjata ilegal. Yang lalu kan katanya ke Aceh. Ada yang kemudian satu dua (masuk Indonesia)," kata Paulus.

Lalu, sambung Paulus, masuknya kelompok yang berseberangan dengan pemerintah.

Ini juga perlu diawasi karena beberapa sempalan terduga teroris disinyalir mulai kembali ke Indonesia lewat jalur laut.

"Ada banyak orang melarikan diri dari tempat pertempuran di Irak. Mereka masuk ataupun berangkat dari laut. Filipina juga ada masalah. Itu perlu juga ada pemahaman bapak-bapak (dalam hal pengawasan)," katanya.***trb/mpc/bs









Dibaca 30 Kali