Pusat Rehabilitasi Narkoba Sumut Segera Beroperasi

Medan(MedanPunya.Com) Badan Narkotika Provinsi Sumatera Utara segera mengoperasikan pusat rehabilitasi narkotika psikotropika dan bahan adiktif di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

"Memasuki awal tahun 2011 pusat rehabilitasi korban narkoba di Lubuk Pakam sudah bisa digunakan," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sumatera Utara, Sugiarto, di Medan.

Pusat rehabilitasi korban narkotika psikotropika dan bahan adiktif (narkoba) yang dibangun pada tahun 2007 itu dilengkapi 28 ruang rawat inap dengan total daya tampung 112 orang pasien.

Selain itu, lanjut dia, di pusat rehabilitasi itu juga akan disiapkan beberapa dokter spesialis dan psikolog.

Pembangunan sarana rehabilitasi korban narkoba yang dibangun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut itu bertujuan membantu proses penyembuhan korban penyalahgunaan narkoba dan psikotropika.

Dia membenarkan biaya yang dikeluarkan untuk merawat dan menyembuhkan pasien korban penyalahgunaan narkoba selama ini relatif besar. Keberadaan pusat rehabilitasi narkoba Lubuk Pakam diharapkan mampu menjadi sarana alternatif bagi para pasien kurang mampu secara ekonomi.

Dia mengatakan bahwa BNP Sumut selaku pengelola pusat rehabilitasi narkoba di Lubuk Pakam telah menjalin kerja sama dengan Pusat Rehabilitas Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Dalam kerangka kerja sama itu pasien di pusat rehabilitasi narkoba Lubuk Pakam yang membutuhkan perawatan khusus akan diberi perawatan lebih intensif di Pusat Rehabilitasi Narkoba BNN di Lido Sukabumi.

Badan Narkotika Provinsi Sumut memperkirakan hingga pertengahan tahun 2010 terdapat sekitar 260 ribu orang di provinsi itu yang telah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Sebagian besar jumlah pengguna narkoba itu merupakan kelompok usia produktif antara 12 dan 40 tahun.

Mencermati cakupan korban penyalahgunaan narkoba tersebut, menurut Sugiarto, program pendidikan dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba perlu lebih gencar disosialisasikan. Program sosialisasi bertujuan agar masyarakat, termasuk generasi muda, tidak mudah terjerumus sebagai pengguna maupun pengedar narkoba.

"Kalangan orang tua hendaknya juga turut serta mengajarkan kepada anak-anak mereka tentang bahaya narkoba secara detail agar terhindar dari bahaya narkoba dan tidak terjerumus sebagai pengguna ataupun pemakai," katanya menambahkan.***mpc-medan/ann/Rep1

 

Film

 

Otomotif

 

Infotainment

Pelawak Jojon Meninggal Dunia

Pelawak Jojon Meninggal Dunia

MedanPunya.Com - Dunia hiburan Indonesia kehilangan salah satu pelawak terbaiknya. Djuhri Masdjan atau yang lebih dikenal sebagai Jojon meninggal

Roger Ditemukan dalam Mobil di Pulogadung, Jarum Suntik Masih Tertancap

Roger Ditemukan dalam Mobil di Pulogadung, Jarum Suntik Masih Tertancap

MedanPunya.Com - Artis sinetron Roger Danuarta ditemukan tidak sadarkan diri dalam mobilnya di Jalan Kayu Putih Tengah, Pulogadung, Jakarta Timur,

 

Gaya Hidup

Kontrol Emosi Rendah Picu Orang Berpendidikan Baik Bisa Jadi Pembunuh

MedanPunya.Com - Pendidikan formal baik yang didapat seseorang tidak menjamin orang tersebut akan berperilaku baik. Berkaca dari kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto (19), yang dilakukan oleh Hafiz (19) dan Assyifa Ramadhani (19), mantan kekasih dan teman SMA tega melakukan aksi keji.

"Kalau ora [ ... ]

 

Pendidikan

Benarkah Jam Sekolah Pagi Ganggu Pencernaan Anak? Mendikbud: Aduh Alasan

Jakarta(MedanPunya.Com) Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai jam masuk anak sekolah di DKI Jakarta telah mengorbankan hak-hak anak, termasuk mengganggu pencernaan. Mendikbud M Nuh menilai itu hanya alasan saja.

"Aduh alasan. Orang FSGI (pihak yang menyatakan bisa mengganggu pencernaan anak) [ ... ]

 

Musik

Queen Pecahkan Rekor Album TerlarisQueen Pecahkan Rekor Album Terlaris

MedanPunya.Com - Queen mencatat sejarah dengan menjadi band pertama di Inggris yang berhasil menjual enam juta kopi album.

Koleksi Greatest Hits pertama mereka meliputi lagu We Will Rock You dan Bohemian Rhapsody.

Official Charts Company mengatakan satu dari tiga rumah tangga di Inggris kini memiliki  [ ... ]

 

Teknologi

Rugi Terus, BlackBerry Mau Berhenti Jualan Ponsel

MedanPunya.Com - BlackBerry terus-menerus mengalami kerugian. Pada tiga bulan yang berlangsung hingga 1 Maret lalu, perusahaan tersebut melaporkan kerugian sebesar 423 juta dollar AS. Kuartal sebelumnya, angka kerugian mencapai 4,4 miliar dollar AS.

Jika kerugian terus terjadi, CEO BlackBerry John Ch [ ... ]