Sabtu, 18 November 2017

Tersingkir, Italia Melanjutkan Tren Play-off Piala Dunia

Selasa, 14 November 2017 10:38
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Milan(MedanPunya) Kegagalan timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia mengonfirmasi tren yang terjadi pada babak play-off. Tim yang kalah pada leg pertama berpotensi sangat besar gagal karena tak bisa membalikkan keadaan pada leg kedua.

Timnas Italia tersingkir pada fase tersebut setelah kalah agregat 0-1 dari Swedia. Gli Azzurri, demikian julukan mereka, kalah 0-1 pada laga pertama di Solna, Jumat (9/11) atau Sabtu dini hari WIB, kemudian meraih hasil imbang 0-0 di Milan, Senin (13/11) atau Selasa dini hari WIB.

Perlu diketahui bahwa play-off baru digunakan UEFA sebagai kelanjutan fase grup sejak 1998. Sejak itu pula, tak ada tim yang mampu membalikkan kekalahan 0-1 pada partai pertama, termasuk Italia.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2002, Ceko dan Austria memulai kiprah pada babak play-off dengan kekalahan 0-1. Akhir cerita, kedua negara gagal melaju ke putaran final di Korea dan Jepang.

Berlanjut ke Kualifikasi Piala Dunia 2006, Norwegia juga kalah 0-1 dari Ceko pada laga pertama play-off. Norwegia pun mengikuti kisah Ceko empat tahun sebelumnya alias tersingkir.

Menjelang putaran final 2010, ada dua tim yang takluk 0-1 pada partai pertama play-off zona Eropa, yaitu Irlandia dan Bosnia-Herzegovina. Pada pertandingan kedua, Irlandia hanya meraih hasil seri 1-1 setelah memaksa Perancis menjalani perpanjangan waktu, sedangkan Bosnia kalah lagi 0-1 dari Portugal.

Swedia juga sempat terlibat dalam repetisi sejarah ini. Mereka kalah 0-1 dari Portugal pada partai pertama play-off Kualifikasi Piala Dunia 2014.

Pada laga kedua, Swedia sempat memberikan perlawanan sengit, tetapi Ronaldo bikin hat-trick sehingga mereka takluk 2-3.

Kini, di Stadion Giuseppe Meazza, Swedia mendapatkan sukacita dari sejarah yang berulang. Menang 1-0 pada leg pertama di kandang sendiri, Swedia bisa mempertahankan tiket yang sudah ada di genggaman dengan menahan Italia 0-0 pada leg kedua.***mpc/bs

Dibaca 27 Kali