Sabtu, 30 Agustus 2025
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bos LPS: Pandemi Corona Bikin Konsumsi Masyarakat Turun

Rabu, 10 Juni 2020
kanal Ekonomi
12
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat di tengah pandemi COVID-19 ini kepercayaan deposan (masyarakat yang menyimpan uang di bank) mengalami penurunan yang tajam.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengungkapkan untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah Indonesia telah mampu mengambil langkah mitigasi dengan aliran stimulus di sektor perekonomian.

Menurut dia hal ini karena beberapa sektor telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan di luar negeri juga pemilik dana berupaya memitigasi risiko hingga menyebabkan volatilitas.

“Dampaknya di perbankan menyebabkan kepercayaan deposan akan tererupsi,” kata Halim dalam video conference, Rabu (10/6).

Dia mengungkapkan pandemi COVID-19 ini juga berpotensi mengganggu bisnis perbankan baik dari sisi supply dan demand sehingga mempengaruhi simpanan masyarakat di bank.

Halim mengatakan pandemi juga menyebabkan konsumsi masyarakat yang menurun, bahkan banyaknya PHK serta pemotongan pendapatan karyawan di perusahaan berpotensi mengganggu Dana Pihak Ketiga Perbankan (DPK) namun pihaknya optimis pemerintah dapat mengatasi hal tersebut.

“Saya sampaikan angka BPS masih bagus semua tapi sebentar lagi saat Kuartal-II mulai berakhir angka-angka bps kemungkinan akan cukup memprihatinkan karena situasi permintaan kita akan turun,” ujar dia.

Sekadar informasi berdasarkan data LPS, kredit perbankan pada periode Maret 2020 tumbuh sebesar 7,95% tahunan year on year, sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 9,54% secara year on year.

Pertumbuhan DPK yang cenderung lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit yang membuat LDR masih cukup longgar yaitu di level 91,92%. Adanya peningkatan pertumbuhan kredit sepanjang periode Maret disebabkan pertumbuhan kredit valas dan modal kerja yang meningkat.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: konsumsiLPSturun
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Korban Kecelakaan Maut di Sumut Pernah Jadi Saksi Kasus Suap

Berita Berikutnya

Habiburokhman ke PKS: Kalau tak Makan Duit Haram Korupsi Sapi Jangan Baper

Related Posts

Ekonomi

Ekonomi RI Diramal Tumbuh Tak Sampai 5% di Kuartal II

Senin, 4 Agustus 2025
Ekonomi

Investasi Asing di RI Tembus Rp 202,2 T, Singapura Nomor 1

Selasa, 29 Juli 2025
Ekonomi

BPS Sebut Warga Miskin jika Belanja Bulanannya Kurang Rp 609.160, Beda dengan Bank Dunia

Senin, 28 Juli 2025
Ekonomi

Tarif Turun Jadi 19%, Trump Sebut RI Harus Impor Puluhan Miliar Dolar dari AS

Rabu, 23 Juli 2025
Ekonomi

Harga TBS-CPO di Sumut Mulai Menguat, Kini Dipatok di Atas Rp 3300/Kg

Jumat, 11 Juli 2025
Ekonomi

Jumlah Penduduk RI Kini Tembus 286,69 Juta Orang

Jumat, 11 Juli 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Perang Saudara Usai, Turkiye Pasok Senjata ke Suriah

Jumat, 15 Agustus 2025

Alexander Isak Sudah Kosongkan Rumah di Newcastle

Rabu, 13 Agustus 2025

Ademola Lookman Kemahalan, Inter Beralih ke Maghnes Akliouche

Selasa, 12 Agustus 2025
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana