Senin, 27 Juli 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026
kanal Dunia
14
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Mumbai(MedanPunya) Iran menegaskan tidak gentar menghadapi tekanan Amerika Serikat maupun sanksi internasional yang terus membayangi.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Hosseini Khamenei disebut tetap menjalankan tugas kenegaraan dan tidak bersembunyi di bunker sebagaimana isu yang beredar.

Penegasan ini disampaikan Konsul Jenderal Iran di Mumbai, Saeid Reza Mosayeb Motlagh, di tengah isu keamanan dan gelombang protes di Iran.

Menurutnya, berbagai narasi krisis internal Iran sengaja dibesar-besarkan oleh pihak luar.

Berbicara eksklusif kepada NDTV pada Sabtu (24/1), Saeid Reza Mosayeb Motlagh menuding badan intelijen asing berada di balik gelombang protes yang terjadi di Iran.

Ia mengatakan, terdapat upaya sistematis untuk menggambarkan Iran seolah sedang menghadapi krisis internal besar.

“Seperti yang Anda ketahui, telah ada upaya untuk menggambarkan bahwa Iran menghadapi krisis internal. Saya harus mengatakan bahwa pasukan keamanan menunjukkan fleksibilitas dan pengendalian diri terhadap para demonstran hingga tanggal titik balik, yang menurut saya terjadi pada Kamis (8 Januari) atau Jumat,” kata Motlagh.

Namun, ia mengeklaim situasi berubah setelah itu. “Mulai Kamis dan Jumat, ketika elemen teroris menerima perintah dari tuan dan bos mereka yang berada di luar Iran, mereka mulai melakukan manuver, menyusun rencana, dan melakukan sabotase di sejumlah tempat, baik di kota besar maupun kecil,” ujarnya.

Motlagh mengeklaim aksi tersebut memicu ketakutan warga dan kerusakan properti.

“Masalah ini menyebabkan ketakutan di antara sebagian warga kami serta kerusakan pada properti mereka, juga pada properti pemerintah. Sayangnya, total 3.117 orang tewas, di mana 2.427 di antaranya adalah warga sipil dan pasukan keamanan yang menjadi martir, serta 690 teroris juga tewas,” klaimnya.

Ia menambahkan, meski hampir tidak ada warga negara asing yang terlibat langsung, pemerintah Iran memiliki intelijen bahwa sejumlah demonstran “telah dilatih oleh badan intelijen asing, diarahkan oleh pelatih mereka, atau dipengaruhi oleh pemberitaan yang disebarkan ke seluruh dunia.”

Menanggapi langkah Amerika Serikat di kawasan, termasuk pengiriman kelompok kapal induk, Motlagh menegaskan Iran berada dalam kondisi siap penuh.

“Negara kami telah menunjukkan bahwa kami memiliki kekuatan untuk menangkis segala bentuk agresi yang sejauh ini kami hadapi,” katanya.

Ia menyinggung operasi militer dalam konflik 12 hari dengan Israel pada Juni tahun lalu sebagai contoh.

“Contohnya adalah operasi yang dilakukan dalam perang 12 hari itu, atau perlawanan yang ditunjukkan terhadap operasi teroris ini,” ujarnya.

Motlagh menekankan, kerusuhan dalam negeri dapat dikendalikan dengan cepat.

“Kerusuhan ini berhasil dikendalikan dengan bantuan polisi dan masyarakat hanya dalam waktu dua hari. Demikian pula, jika ada kekuatan yang ingin bertindak ofensif terhadap Iran, kami sepenuhnya siap untuk mempertahankan diri, dan kami akan melakukannya dengan kekuatan penuh,” tegasnya.

Motlagh juga mengakui Iran telah lama hidup di bawah sanksi internasional, namun mengklaim negaranya mampu bertahan.

“Iran telah menghadapi dan melawan sanksi asing selama bertahun-tahun, dan pada saat yang sama menunjukkan kemampuannya untuk bertahan,” katanya.

Soal pemadaman internet yang menuai kritik internasional, Motlagh menyebut langkah itu diperlukan.

Menurutnya, “faktor-faktor asing menyulut kerusuhan” melalui internet, dan Iran juga menghadapi serangan siber.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa situasi mulai membaik. “Kami melihat bahwa situasi internet sedang membaik, dan para pejabat telah berjanji bahwa internet akan sepenuhnya dipulihkan dalam beberapa hari,” ujarnya.

Menanggapi tuduhan bahwa Ayatollah Khamenei menghindari tampil di publik dan bersembunyi di bunker, Motlagh membantah keras.

Ia mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran tetap menjalankan tugasnya, termasuk menggelar pertemuan dengan para pejabat melalui konferensi video dan sarana lain.

“Kami tidak takut terhadap kekuatan asing mana pun. Sebagian orang menyebarkan rumor. Wajar jika Yang Mulia memiliki personel keamanan yang melindunginya, seperti di negara mana pun,” katanya.

“Namun, jangan sampai orang berpikir bahwa beliau bersembunyi di bunker atau tempat perlindungan,” tegas Motlagh.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Ayatollah Ali Hosseini KhameneiIransanksi internasional
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Tundukkan Arsenal dan Man City, Carrick Dinilai Tetap Bukan Sosok yang Tepat untuk MU

Berita Berikutnya

Eks Presiden FIFA Serukan Fans Tak Saksikan Piala Dunia di AS

Related Posts

Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana