Kamis, 17 September 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Warga Keluhkan Banyak Sampah di Sungai Bedera di Medan Tiap Selesai Hujan

Senin, 25 Januari 2021
kanal Metro
72
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Banyaknya sampah yang hanyut di Sungai Bedera di Medan, Sumatera Utara (Sumut), viral di media sosial. Warga setempat mengeluhkan sampah banyak muncul tiap hujan deras selesai mengguyur.

Dilihat, Senin (25/1), dalam video viral itu tampak sampah yang hanyut di aliran sungai tersebut. Pengunggah menyebut peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/1) sore.

Banyaknya sampah yang mengalir itu direkam oleh pengunggah di sekitar Kelurahan Terjun, Medan Marelan yang berbatasan dengan Hamparan Perak, Deli Serdang. Pengunggah mengaku tak tahu dari mana asal sampah itu.

Sementara itu, berdasarkan pantauan hari ini, tak lagi terlihat banyak sampah yang hanyut terbawa arus sungai. Namun, masih terlihat sampah yang berserakan di pinggir sungai.

Salah seorang warga, Zulhamdi mengatakan banyaknya sampah yang hanyut terbawa arus sungai terjadi setiap hujan deras terjadi. Dia menduga sampah itu hanyut dari arah hulu.

“Setiap hujan deras dari atas sana, hanyut (segala sampah),” sebut Zulhamdi.

Dia berharap masalah sampah yang hanyut di sungai setiap hujan deras mengguyur segera dituntaskan pemerintah. Dia juga berharap warga sekitar sungai sadar menjaga kebersihan.

“Harapan kita kalau bisa bagaimana pemerintah diperhatikanlah ini. Bagaimana jangan ada lagi dari atas sana buang-buang sampah. Kita jaga kebersihan lah,” ujar Zulhamdi.

Sungai Bedera sendiri pernah jadi sorotan saat ada ratusan bangkai babi yang ditemukan hanyut di sungai ini pada November 2019 silam. Saat itu, warga mengeluhkan bau busuk yang diduga berasal dari sampah. Namun setelah dicek, ternyata bau itu berasal dari bangkai babi.

Instansi terkait kemudian melakukan pembersihan. Saat itu, Camat Medan Marelan M Yunus menyebut ada ratusan bangkai babi yang berada di Sungai Bedera. Bangkai babi di sungai itu telah tuntas dibersihkan.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: MedansampahSungai Bedera
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Lampaui Target, Realisasi Investasi 2020 Tembus Rp 826,3 T

Berita Berikutnya

DPRD Medan Akan Bahas Pelantikan Akhyar Nasution dalam Rapat Badan Musyawarah

Related Posts

Metro

Akademis USU Soroti Tata Kelola MBG Usai Kasus Keracunan di Karo

Selasa, 15 September 2026
Metro

Kecelakaan Truk Vs Pikap Di Pancur Batu, 5 Rumah Warga Rusak-1 Orang Tewas

Jumat, 4 September 2026
Metro

Viral Debt Collector Diduga Bersenpi Rampas Motor Ojol di Medan, Polisi: Pistol Mainan

Kamis, 3 September 2026
Metro

Advokad Bung Raja: Cara Mencegah Anak Terjerat Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026
Metro

AS Mau Tutup Konsulat di Medan, Dianggap Tak Efisien

Selasa, 4 Agustus 2026
Metro

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Akademis USU Soroti Tata Kelola MBG Usai Kasus Keracunan di Karo

Selasa, 15 September 2026

Barcelona Fantastis!

Senin, 7 September 2026

RUU Perampasan Aset, Pakar Bicara Tak Rampas Harta Bukan Hasil Kejahatan

Senin, 7 September 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana