Rabu, 11 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

AS Ancam Beijing: Jangan Coba-coba Serang Filipina di Laut China Selatan

Senin, 12 Juli 2021
kanal Dunia
25
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington(MedanPunya) Amerika Serikat (AS) kembali memperingatkan China untuk tidak menyerang angkatan bersenjata Filipina di Laut China Selatan.

Jika Beijing ngeyel, Washington mengultimatum bahwa tindakan tersebut dapat mengaktifkan perjanjian pertahanan bersama antara AS dan Filipina tahun 1951.

Salah satu pasal dalam perjanjian itu berbunyi, “Setiap pihak mengakui bahwa serangan bersenjata di area Pasifik terhadap salah satu pihak akan berbahaya bagi perdamaian dan keselamatannya sendiri dan menyatakan bahwa pihaknya akan bertindak untuk menghadapi bahaya bersama sejalan dengan proses konstitusional.”

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Minggu (11/7).

Blinken memberikan pernyataan tertulis tersebut dalam peringatan tahun kelima keputusan pengadilan arbitrase internasional yang menolak klaim teritorial Beijing di Laut China Selatan.

China berulangkali mengeklaim sebagian besar perairan Laut China Selatan, perairan yang juga diperebutkan oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Lima tahun lalu, pengadilan arbitrase internasional memutuskan untuk menolak klaim China tersebut. Namun “Negeri Panda” masih ngotot mempertahankan klaimnya.

“AS menegaskan kembali kebijakan 13 Juli 2020 mengenai klaim maritim di Laut China Selatan,” kata Blinken.

Kebijakan tersebut merujuk penolakan AS yang dikeluarkan mantan Presiden Donald Trump terhadap klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan.

“Kami juga menegaskan kembali bahwa serangan bersenjata terhadap angkatan bersenjata Filipina, kapal umum, atau pesawat terbang di Laut China Selatan akan mengaktifkan komitmen pertahanan bersama AS berdasarkan Pasal IV Perjanjian Pertahanan Bersama AS-Filipina tahun 1951,” tambah Blinken.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Amerika SerikatChinaFilipinaLaut China Selatan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Mural Raksasa Marcus Rashford Jadi Sasaran Vandalisme

Berita Berikutnya

Tarik Tunai di ATM Chip Bisa Sampai Rp 20 Juta

Related Posts

Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026
Dunia

Bela Trump Mati-matian, Sekjen NATO: Eropa Jangan Mimpi Selamat Tanpa AS

Selasa, 27 Januari 2026
Dunia

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026
Dunia

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026
Dunia

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Terkait Program Gentengisasi Prabowo, Walkot Medan: Kita Coba Koordinasi

Senin, 9 Februari 2026

Maling Ketiduran Pulas Usai Kelelahan Mencuri di Kantor Lurah Binjai

Senin, 9 Februari 2026

Polisi Ungkap Ladang Berisi 33 Batang Ganja di Karo, Petani Ditangkap

Senin, 9 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana