Diduga Hina Suku-Budaya Nias, Pemilik FB Condrat Sinaga Dipolisikan

Medan(MedanPunya) Sebuah video yang menunjukkan seorang pria mengaku bernama Condrat Sinaga diduga menghina suku dan budaya Nias di Sumatera Utara (Sumut) viral di media sosial (medsos). Condrat pun dilaporkan ke polisi karena hal itu.

Dilihat pada Selasa (19/10), dalam video di Facebook (FB) itu terlihat Condrat mengomentari kasus pemukulan kepada pedagang pasar/pajak Gambir oleh seorang yang diduga preman. Condrat menilai masalah itu dapat diselesaikan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Condrat kemudian menyinggung wanita itu yang bersuku Nias. Condrat mengatakan suku Nias ini banyak dibahas orang.

“Mari kita pelajari tentang suku bangsa Nias dengan suku lain di kota Medan, di Sumatera Utara seperti itu. Dulu ada di tanah Karo, orang Nias, anak muda sudah dianggap saudara atau karyawan kemudian membunuh satu rumah itu marga Sembiring,” kata Condrat dalam video itu.

Condrat menyebut dia juga pernah berkomunikasi dengan seorang tokoh agama tentang kebudayaan Nias. Condrat mengatakan jika kebudayaan Nias itu rentan dengan intervensi iblis.

“Saya bilang memang budaya Nias ini sangat rentan terhadap masuknya intervensi iblis. Termasuk tari perang, dia menari saja sudah ada perang. Menari itu kan harusnya indah,” ucap Condrat.

Tak hanya sampai di situ, Condrat kemudian menyebut salah satu tradisi di Nias, yaitu menyerahkan perawan calon istri kepada orang tua, sebagai bentuk penghormatan.

“Ibu (tokoh agama) itu menceritakan dengan saya bahwa di Nias itu ada masih berlaku hukum yang menghormati orang tua. Memberikan kepada orang tua yang terbesar, ketika anak laki-laki menikah, perawannya harus dikasih dengan bapaknya. Itu mengerikan. Jadi saya mengajak Himni menyelesaikan masalah ini dengan holistik,” tutur Condrat.

Condrat dalam video itu juga mengaku saat ini tinggal di Inggris. Namun dia tidak menjelaskan sejak kapan dia tinggal di sana.

Paur Subbag Humas Polres Nias Aiptu Yadsen F Hulu mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terhadap Condrat Sinaga. Kini kasus itu dalam proses penyelidikan.

“Sudah dilaporkan ke Polres Nias pada Minggu (17/10) oleh pelapor Darwis Zendrato. Laporan penghinaan suku Nias. Masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Nias,” jelas Yadsen.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version