cache/resized/675a260966b3e14d2cdd6154895895b3.jpg
New York(MedanPunya) Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) merilis laporan pada Senin (17/9) yang ...
cache/resized/5957554de960f1ba66819e189726e610.jpg
Jakarta(MedanPunya) Sejumlah kursi anggota DPR, MPR, dan DPD terlihat kosong dalam Sidang Tahunan ...
cache/resized/47b7f252018245065f5b45e3042ecdda.jpg
Washington(MedanPunya) Ajakan gandengan tangan Presiden AS Donald Trump ditolak Presiden Komisi ...

Binjai(MedanPunya) Novi (28) mengibas-ngibaskan rambut merahnya di Setra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Binjai, Kamis (9/11). Sembari bersandar di meja piket Satreskrim, Novi menceritakan prosesnya ditipu, sehingga kehilangan uang sebesar Rp 23 juta.

Novi satu dari belasan korban penipuan Ramah Yanni alias Rama yang merugikan korbannya hingga Rp 1,5 miliar.

Novi menunturkan, perkenalannya dengan Ramah Yanni berawal dari ajakan temannya untuk mengikuti bisnis panci yang menguntungkan.

Tertarik, Novi kemudian menyetorkan uangnya hingga berjumlah Rp 23 juta.

"Bulan pertama pembayaran lancar, namun lama-lama seret dan akhirnya Ramah Yanni menghilang," katanya.

Dia mengaku sempat khwatir bahwa bisnis yang mereka jalin adalah bentuk penipuan, namun karena melihat rekan-rekannya tidak mendapatkan masalah, dia merasa aman.

"Tapi setelah pembayaran macet, saya pusing," katanya.

Dia semakin pusing karena sang suami tidak mengetahui bahwa uang simpanannya digunakan untuk ikut bisnis panci.

"Habis saya kena marah suami," katanya.***trb/mpc/bs

  • 0 comment
  • Read 159 times