cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Binjai(MedanPunya) Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai menangkap dua pembunuh Septian (20), korban pembunuhan yang ditemukan di kebun tebu Tandam, pada Rabu (8/3).

Septian ditemukan di kebun tebu oleh buruh panen tebu, Trinem. Septian ditemukan dengan kondisi tubuh yang hanya menyisakan tulang belulang.

Dua pelaku yang diamankan yakni Rama Gustiawan alias Borjong (26) warga Hamparan Perak, Reza Hadi Kurniawan (21) dan Hamdan alias Bondan warga Klumpang, Deli Serdang yang berperan sebagai penadah.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP L Tarigan, Selasa (13/3) mengatakan, tertangkapnya berawal dari informasi Sutiono, ayah korban. Menurutnya, putranya terakhir kali menerima telepon dari temannya Gusti alias Borjong. Setelah itu, Gusti menghilang dengan alasan mendapatkan pekerjaan.

Petugas pun melakukan pengembangan dan mencium keberadaan Gusti di Aceh. Setelah melakukan pengintaian, Gusti ditangkap saat berada di rumah warga di Jalan Bintang Pinggiran Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah.

"Dari hasil introgasi terhadap Gusti, dia melakukan pembunuhan terhadap korban bersama Reza dan sepeda motor korban dijual ke daerah klumpang kepada Hamdan," katanya.

Septian terakhir kali terlihat pada Oktober 2017. Saat itu dia pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor Supra X, namun setelah itu dia tidak diketahui keberadaanya hingga ditemukan telah menjadi tengkorak.***trb/mpc/bs










  • 0 komentar
  • Baca 267 kali