cache/resized/b46cee9fe2241df9f4fc9f8325866285.jpg
Washington(MedanPunya) Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Agnes Callamard, ...
cache/resized/463ce84142a875d95831164ce57c0a99.jpg
Washington(MedanPunya) Dalam pidato kenegaraan atau State of Union, Presiden Amerika Serikat Donald ...
cache/resized/5d06ffba665f06f992039bd0f2e37cd1.jpg
Lubukpakam(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke ...

Medan(MedanPunya) Tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada Senin (18/6/2018) lalu, berbuntut panjang hingga saat ini.

Karena diduga Kapal Motor tersebut, membawa penumpang melebihi muatan. Yang normalnya menampung 60-an penumpang, tapi malah melebihi kapasitas hingga 2 kali lipatnya mencapai yang 188 orang lebih.

Terkait, apakah ada kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah dan dari kalangan siapa saja yang kena?, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan Polda Sumut sudah melakukan perintah dari Kapolda Sumut, melalui DirKrimum, Polres Simalungun dan Polres Samosir untuk melakukan proses penegakan hukum terhadap kejadian itu.

"Kita tidak tahu apakah akan ada tersangka baru atau tidak. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan di tanggal (18/7) nanti," kata Tatan, Selasa (10/7).

"Namun kita akan berupaya secepat mungkin, kira-kira apakah ada atau tidak tersangka tambahan berkaitan dengan kasus itu," sambungnya.

Tatan menjelaskan, bahwa tersangka lain masih tahap I, berkas sudah dikirimkan ke Kejaksaan dan masih menunggu hasil dari Kejaksaan.

"Kita bekerjasama dengan seluruh pakar hukum di Sumut untuk menyelesaikan kasus ini," ujar Tatan.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 348 kali