cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Pencarian 4 korban hilang akibat hanyut di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan masih terus dilakukan.

Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan bahwa sejak pagi pencarian kembali dilakukan, namun belum ada tanda-tanda korban dapat.

Saat ini yang melakukan penyisiran ada sekitar 30 orang, yang merupakan gabungan dari TNI, Polri dan BPBD. Kalau total semua, sudah 120 personel yang diturunkan. Bergabung dengan Muspika dari Tobasa dan Bandar Pulau.

Untuk peralatan yang digunakan, ada sekitar unit unit Perahu Rafting dan
Landing Craft Rubber (LCR) atau satu unit.

"Kesulitan pencarian karena derasnya arus dan jeram yang sangat kuat. Jadi kita minta bantuan tim penyelam dari warga masyarakat yang memang dia terbiasa menyelam disungai itu," kata Khaidir, Kamis (9/8).

"Penyelam yang diturunkan berasal dari relawan sebanyak tiga orang, dengan peralatan selam seadanya. Karena mereka tahu dititik-titik mana biasa orang hanyut," sambungnya.

Masih kata Khaidir, kondisi cuaca Alhamdulillah cerah, sebenarnya tadi malam kita berharap hujan turun, jadi memudahkan agar korban bergerak dan mempermudah pencarian.

"Mudah-mudahan korban yang hanyut segera bisa ditemukan," harapnya.

Perlu diketahui, Sebanyak Tiga mahasiswa Universitas Muslim Nusantara dan satu pelajar masih hilang setelah hanyut di Sungai Asahan, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan, Rabu (8/8) kemarin.

Rombongan mahasiswa tersebut, pergi ke sungai karena ingin melepas penat dan lelah setelah Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka selesai di wilayah Kelurahan Siumbut-umbut, Kabupaten Asahan.

Empat korban yang masih hilang diantaranya, Maya Daulay (21) warga Deli Serdang, Maulidia Batubara (21) warga Deli Serdang, Dwihadi Hendra (21) warga Sumatera Barat dan Fery (14) pelajar asal Siumbut-umbut.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 387 kali