cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Seorang personel Satuan Sabhara Polres Asahan, Aipda SP, ditangkap karena diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Ujaran yang dinilai menghina itu ditulis Aipda SP di akun Facebook-nya.

"Oknum polisi yang menghina Nabi Muhammad di medsos sudah kita tahan dan telah kita lakukan pemeriksaan pidana kode etik profesi Polri," kata Plh Kabid Humas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan, Sabtu (25/8).

Aipda SP ditangkap setelah masyarakat melaporkan perbuatannya. Warga marah dengan status Facebook yang ditulis Aipda SP itu.

Nainggolan menambahkan, oknum tersebut akan diberi sanksi . "Kita akan beri sanksi tegas," ujarnya.

Unggahan ujaran kebencian tersebut muncul pada Selasa (21/8). Tak lama setelah ujaran itu diunggah, Aipda SP langsung menghapusnya dan membuat permintaan maaf.

Namun status yang menghina Nabi Muhammad SAW itu telanjur di-capture warganet. Aipda SP pun dilaporkan ke polisi dan ditangkap pada Kamis (23/8) malam.

Saat ini, Aipda SP masih menjalani penahanan di Polres Asahan. Dia juga akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motivasinya menuliskan kalimat ujaran kebencian itu.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1089 kali