cache/resized/b46cee9fe2241df9f4fc9f8325866285.jpg
Washington(MedanPunya) Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Agnes Callamard, ...
cache/resized/463ce84142a875d95831164ce57c0a99.jpg
Washington(MedanPunya) Dalam pidato kenegaraan atau State of Union, Presiden Amerika Serikat Donald ...
cache/resized/5d06ffba665f06f992039bd0f2e37cd1.jpg
Lubukpakam(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke ...

Medan(MedanPunya) Kapolres Asahan AKBP Yemi Mendagi menegaskan akan mengusut kasus dugaan penghinaan Nabi Muhammad SAW oleh Aipda SP. Aipda SP juga terancam dipecat.

"Siapa pun pelakunya, kami tindak tegas, walaupun pelakunya adalah anggota saya sendiri. Bahkan saya akan mengusulkan pemecatan," kata Yemi, Sabtu (25/8).

Aipda SP saat ini masih ditahan di Polres Asahan. Dia juga akan diperiksa intensif untuk mengungkap motivasinya menuliskan kalimat ujaran kebencian terhadap Nabi Muhammad.

Unggahan ujaran kebencian tersebut muncul di Facebook Aipda SP pada Selasa (21/8). Tak lama setelah mengunggah ujaran kebencian itu, Aipda SP langsung menghapusnya dan membuat permintaan maaf.

Namun status menghina Nabi Muhammad SAW itu sudah telanjur di-capture warganet. Aipda SP pun dilaporkan ke polisi dan ditangkap pada Kamis (23/8) malam.

"Oknum polisi yang menghina Nabi Muhammad di medsos sudah kita tahan dan telah kita lakukan pemeriksaan pidana kode etik profesi Polri," kata Plh Kabid Humas Polda Sumatera Utara AKBP MP Nainggolan.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 331 kali