cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Jakarta(MedanPunya) Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati Burhanudin pemasok sabu dan ekstasi ke Anggota DPRD Langkat, Sumut dari F-NasDem, Ibrahim Hasan alias Hongkong. Sebelumnya, Burhanudin masuk dalam daftar buronan BNN.

"Burhanudin adalah pemasok narkoba jenis sabhu dan ekstasi kepada Ibrahim alias Hongkong yang ditangkap oleh BNN pada Agustus di Pangkalan Susu, Sumatera Utara," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari dalam keterangannya, Kamis (8/11).

Penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu (7/11) di Gempong Pintu, Aceh Besar. Burhanudin terpaksa ditembak karena melawan petugas saat ditangkap. Menurut Arman, petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan namun dihiraukan.

"Anggota berusaha melumpuhkan dengan memberikan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan. Kemudian tembakan diarahkan ke bagian tubuh dan kemudian diberikan pertolongan dengan dibawa ke rumah sakit namun yang bersangkutan dinyatakan meninggal," ucap Arman.

BNN menangkap anggota DPRD Langkat, Sumut, Ibrahim Hasan pada Agustus 2018. Ibrahim merupakan bandar narkoba kelas kakap.

Dari penangkapan itu, tim BNN berhasil menyita barang bukti sabu seberat 105 kg dan ekstasi 30 ribu butir. Semua narkoba itu milik Ibrahim, anggota DPRD asal NasDem.

"Kita amankan 105 kg sabu dan 30 ribu butir ekstasi milik tersangka IH (Ibrahim Hasan)," ucap Irjen Arman Depari di Pelabuhan Belawan, Medan, Selasa (21/8).***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 32 kali