cache/resized/b46cee9fe2241df9f4fc9f8325866285.jpg
Washington(MedanPunya) Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Agnes Callamard, ...
cache/resized/463ce84142a875d95831164ce57c0a99.jpg
Washington(MedanPunya) Dalam pidato kenegaraan atau State of Union, Presiden Amerika Serikat Donald ...
cache/resized/5d06ffba665f06f992039bd0f2e37cd1.jpg
Lubukpakam(MedanPunya) Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke ...

Medan(MedanPunya) Longsor yang terjadi di pemandian air panas Daun Paris, Desa Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Tanah Karo, Minggu (2/12), menimbulkan keresahan bagi para warga akan adanya longsor susulan yang terjadi.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Tanah Karo bakal berpotensi terjadi longsor susulan.

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung memprediksi wilayah pegunungan masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Waspada akan terjadi longsor susulan diperkirakan masih ada. Hujan bervariasi mulai dari pagi. Kemudian siang cerah kembali dan malam hingga dini hari kembali hujan," kata Martha, Senin (3/12).

"Kita imbau kepada masyarakat agar mewaspadai longsor seperti di daerah Karo, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Simalungun dan Deliserdang. Potensi longsor masih tinggi untuk Desember 2018," sambungnya.

Masih kata Martha, bahwa untuk di daerah pegunungan angin maksimum sekitar 25 knot. Daerah perkotaan pada bulan Desember potensi hujan sedang.

"Saat hujan terjadi satu hingga tiga jam, masyarakat agar mewaspadai genangan air. Seperti Langkat juga berpotensi banjir apabila intensitas hujan tinggi terjadi," tuturnya.

"Masih ada gangguan cuaca di wilayah Pantai Barat. Jadi khusus untuk Pulau Nias dan Tapanuli Tengah dan Mandailing Natal agar mewaspadai intensitas hujan sedang hingga lebat," pungkas Martha.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 64 kali