cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...
cache/resized/2011b1049d0c18fe2b9110914ddd5daa.jpg
Idlib(MedanPunya) Anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) dilaporkan dijejer di jalan dan ...
cache/resized/b46cee9fe2241df9f4fc9f8325866285.jpg
Washington(MedanPunya) Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Agnes Callamard, ...

Pematangsiantar(MedanPunya) Mayat sepasang sejoli Hasyim Prasetya (33) dan Devi Setiani (22) yang diduga bunuh diri tiba di Rumah Sakit Djasamen Saragih Kota Siantar Senin (7/1) sekitar sekitar pukul 23.00WIB malam.

Petugas Rumah Sakit Djadamen Saragih melakukan uji forensik terhadap mayat sepasang kekasih ini selama kurang lebih lima jam. Dokter Forensik RS Djasamen Saragih dr Reinhard Hutahaean mengungkapkan sedikit hasil laboratorium forensik.

Namun, dr Reinhard tidak mengungkapkan lebih detail kondisi mayat tersebut. Karena, masih ditahan untuk penyelidikan polisi lebih lanjut.

Dr Reinhard mengungkapkan dua kepala mayat sepasang kekasih ini dalam keadaan hancur.

Seperti, sisi sebelah kiri kepala Devi Setiani dan bagian depan kepala Hasyim Prasetya.

"Kalau perempuan di sisi kepala sebelah kiri. Laki-laki di kepala bagian depan. Semua hancur kepalanya," ujarnya, Selasa (8/1).

Reinhard tidak ingin mengungkapkan jarak tembak yang dilakukan sepasang kekasih ini. Reinhard hanya mengatakan jarak tembak untuk jarak jauh di atas 50-70 cm. Sementara, untuk jarak dekat di bawah 50 cm.

Saat disinggung dengan keadaan kepala korban yang hancur sehingga diduga dengan tembakan jarak dekat, Reinhard hanya tertawa.

"Kalau jam kematian di bawah 24 jam ketika diserahkan ke sini. Minggu malamlah. Sekitar jam menuju subuh," ujarnya.

Sepasang kekasih yang tewas dalam keadaan tidak mengenakan pakaian ini belum mendapatkan jawaban pasti apakah bercinta sebelum bunuh diri.

Namun, Reinhard mengungkapkan kelamin Devi Setiani dalam keadaan basah.

Katanya, seperti ada lendir yang berada di sekitar kelamin Devi.

"Apakah ada tanda-tanda persetubuhan, saya tak bisa jawab. Dia ada lendir di situ. Kemaluan agak basah. Kelembaban bisa karena sperma atau karena keputihan masih kita amati," ujarnya seraya memastikan Devi tidak dalam keadaan hamil.

"Secara penglihatan mata dalam keraguan dia tidak hamil. Namun, ada lendir itu ditemukan dalam rahim, warna putih," tambahnya.

Seperti diketahui sepasang kekasih Hasyim Prasetya (33) dan Devi Setiani (22) yang diduga bunuh diri di kamar C 12 Hotel Central di Jalan Sei Gambus, Kisaran Kabupaten Asahan, Senin (7/1).

Petugas hotel menemukan sepasang kekasih ini terkapar di kamar dengan ceceran darah. Polisi juga menemukan satu jenis senjata rakitan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hubungan sepasang kekasih ini tidak direstui orang tua si perempuan.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 33 kali