cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...
cache/resized/2011b1049d0c18fe2b9110914ddd5daa.jpg
Idlib(MedanPunya) Anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) dilaporkan dijejer di jalan dan ...

Lubukpakam(MedanPunya) Mobil mewah, Lamborghini, ditilang personel polisi Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Deliserdang, Rabu (13/2), menjadi perhatian banyak orang.

Mobil produksi Italia ini ditilang di Jalan Sultang Serdang/ Arteri Bandara Kualanamu dan langsung dibawa ke Kantor Satlantas Polres Deliserdang.

Pegawai Satlantas hingga wartawan pun ramai berswafoto dengan latar mobil mewah itu.

Dari pengamatan terlihat kalau plat nomor kendaraan hanya tertempel di bagian belakangnya saja, dengan nomor polisi B 187 TAF, namun jika dicermati dengan jelas plat aslinya menonjolkan angka B 1874 TAE.

Pada bagian plat disamping angka tujuh terpasang stiker PERBAKIN.

Informasi yang didapatkan kalau mobil ini dibawa ke Polres dengan digiring oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres, Iptu Rasidin.

Saat ditanyai oleh wartawan Iptu Rasidin pun pelit untuk berkomentar. Ia malah banyak bercanda ketika ditanyai wartawan.

Ketika itu ia sempat bilang kalau mobil Lamborghini itu bukanlah ditilang namun terparkir karena mobil milik teman Kasat Lantas.

Ia pun dengan berat hati untuk memberitahukan siapa pemilik mobil tersebut.

"Enggak ah (bukan ditilang), punya teman Kasat itu. Kalau surat-suratnya lengkap. Laki-laki tadi yang mengendarai itu, bukan (punya orang Tionghoa), namanya Jawa kali. Tanya sama Kasat sajalah. Nanti salah pula aku," kata Rasidin.

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan yang dikonfirmasi belum dapat memastikan secara pasti siapa pemilik mobil mewah itu karena dirinya juga masih berada di Jakarta.

Ia menyebut kalau pihaknya sudah melakukan pengecekan dan ternyata mobil asal Jakarta itu memiliki surat surat lengkap.

Ia juga menyebut kalau pengemudinya juga memiliki SIM. Disebut kalau penilangan dilakukan karena mobil tidak memiliki plat di bagian depannya.

"Enggak ada platnya. Ya sudah ditilang. Enggak tau lah saya punya siapa saya juga masih di Jakarta tadi ada laporannya masuk. Pengadilan juga lah (proses hukum). Masa mobil yang busuk-busuk saja yang kita tilang. Udah dicek lengkap (surat kendaraan). Yang jelas itu mobil orang yang banyak duit lah," pungkas Eddy.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 58 kali