cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...
cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...

Sidikalang(MedanPunya) Satu unit mobil Avanza BK 1583 KB masuk jurang sedalam kurang lebih 200 meter di jalinsum Medan - Sidikalang, persisnya dekat air terjun Lae Pendaroh, Desa Sitinjo Induk, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Minggu (24/3) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB.

Uniknya, korban yang juga sopir dari mobil nahas tersebut, Heri Joner Markus Sihombing (38), selamat.

Pria warga Jalan Sawit III Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, ini hanya mengalami luka lecet si beberapa bagian tubuhnya. Kini, Heri berada di RSUD Sidikalang.

Sementara itu, mobil yang dikendarai Heri rusak berat dan masih berada di dasar jurang.

Informasi dihimpun, kecelakaan bermula saat Heri berusaha mengelakkan sebuah mininus yang datang dari arah Medan alias menuju Sidikalang.

Mobil Heri sendiri melaju dari arah Sidikalang. Ia baru saja pulang dari tempat kerabatnya di Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, dan saat itu sedang dalam perjalanan menuju Medan.

Di jalinsum Medan - Sidikalang, Desa Sitinjo Induk, tepatnya di air terjun Lae Pendaroh, tiba-tiba muncul mobil yang ingin menyalip.

Kaget, Heri spontan banting setir ke kiri guna mengelak. Sayangnya, Heri tak cukup cekatan untuk langsung banting setir ke kanan, agar mobil kembali masuk ke badan jalan.

Alhasil, mobil yang ditumpangi Heri masuk ke jurang yang ada persis di sisi jalan dan terguling-guling sampai ke dasar jurang.

"Pengakuan korban, dia terkejut, makanya banting setir. Kata dia, ada minibus yang menyalip tiba-tiba. Jadi, dia mau mengelakkan itu. Nah, saat proses mengelak itu, diduga ban mobil korban yang sebelah depan-kiri terlanjur masuk bibir jurang, sehingga selip, lalu akhirnya terjun ke jurang," kata Kasat Lantas Polres Dairi AKP Pittor Gultom, Senin (25/3).

Pittor menyebut, pihaknya langsung turun ke TKP setelah menerima laporan dari warga. Selanjutnya, pihaknya bersama BPBD Dairi mengevakuasi korban dari dalam jurang tersebut.

Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Sidikalang untuk mendapat perawatan medis, sembari menunggu pihak keluarganya datang dari Medan.

"Mobil korban masih berada di dalam jurang dan belum bisa dievakuasi," pungkas Pittor.

Namun keterangan korban bertolak belakang dengan rekaman video yang beredar. Tidak ada minibus yang mengganggu mobil korban.***trb/mpc/bs





  • 0 komentar
  • Baca 244 kali