cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Pematangsiantar(MedanPunya) Jalur lintas Kota Pematangsiantar menuju Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun kembali longsor. Pascahujan deras yang rutin turun membuat jalur yang memang kerap longsor ini terputus total.

Akses vital menuju Kecamatan Tanah Jawa ini tepatnya terputus di Desa Parbolangan, Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun.

Asnawati warga yang kerap menggunakan akses jalan ini mengaku sudah kewalahan dengan akses yang terus terputus sejak dulu.

Asnawati yang membawa bayinya terpaksa turun dari sepeda motor dan berjalan kaki melintasi jalan yang longsor.

Sementara, suaminya, melewati akses kebun sawit yang berada di samping jalan. Diketahui, jalan ini terputus pada pukul 18.00WIB kemarin.

"Sejak saya masih SMA sampai sekarang saya sudah punya anak jalan ini terus longsor. Udah bosan kami dengan kondisi seperti ini terus," ujarnya, Senin (1/4).

Asnawati mengaku sering ketakutan jika melintas di daerah ini saat kondisi hujan deras. Ia mengharapkan pemerintah memikirkan solusi yang sangat tepat agar tidak terulang lagi.

"Saya gak tahu kenapa masalah ini gak pernah selesai-selesai. Bingung juga kenapa gak selesai masalah ini," ujarnya.

Amatan aspal tampak ambles ke jurang yang mengalir air. Bangkai gorong-gorong yang awalnya berada di dalam jalan telah terlihat tergeletak tidak lagi mengeluarkan air yang deras.

Polisi menutup akses untuk tidak dilewati. Warga dapat melintas di pinggir jalan yabg belum ambles selebar 100 sentimeter. Namun, harus berhati-hati karena sudah dalam keadaan retak dan rawan longsor.

Sementara, sepeda motor yang melewati kebun sawit di samping tampak hati-hati, karena dalam kondisi licin dan berlumpur. Berdasarkan data yang dihimpun kurang dari setahun ini, sudah dua kali longsor terjadi.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Hasudungan Panggabean mengaku kondisi ini sangat rawan longsor. Kompol Hasudungan menjelaskan longsor ini terjadi karena debit air yang tinggi yang datang dari PTPN IV.

Air yang datang cukup deras membuat tanah yang labil ambles dan longsor.

"Kalau hujan deras di sini memang rawan longsor sangat rawan. Kita harapka warga tetap hati-hati," ujarnya.

Kompol Hasudungan menjelaskan telah membuat jalur alternatif yakni dari Pondok Lada menuju Totapma Jawa. Petugas telah bersiaga di simpang jalur alternatif dengan menyediakan bus bagi anak sekolah.

Sementara, untuk pengendara sepeda motor dapat melintas dengan melewati kebun sawit yang berada di samping jalan yang ambles.

"Kita prioritaskan jalur alternatif untuk mobil. Kalau sepeda motor masih dapat melintas di kebun sawit di samping jalan," pungkasnya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 57 kali