cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

Batubara(MedanPunya) Zulkifli (58) secara membabi buta membacok tubuh istrinya, Rismawati (41) hingga tewas pada Jumat (26/4) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah orang tua korban yang berada di Pasar II, Dusun III, Desa Aras, Kecamatan Airputih, Kabupaten Batubara.

Kapolsek Indrapura, AKP D Habeahan menyebutkan peristiwa pembacokan ini sebelumnya diawali perkelahian antara korban dan pelaku pada Kamis (25/4) malam.

Pertengkaran itu berhasil dilerai oleh orang tua Rismawati.

"Sekitar pukul 3 lewat, adik ipar korban terbangun karena mendengar dua kali suara teriakan minta tolong," kata Habeahan, Jumat (26/4).

Mendengar teriakan itu, adik korban, Suprianto (41), langsung coba mencari tahu ke lokasi asal suara.

Ketika keluar kamar, saksi melihat Rismawati tergeletak di lantai kamar korban bersimbah darah .

Di saat bersamaan, saksi juga melihat Zulkifli tengah memegang parang dan memintanya untuk menjauh.

Usai membacok istrinya hingga tewas, tersangka mengaku coba bunuh diri dengan menenggak racun rumput.

Namun, racun tersebut tidak bereaksi sehingga membuat Zulkifli mendatangi Polsek Indrapura untuk menyerahkan diri.

Sesampai di Polsek Indrapura tersangka justru muntah-muntah dan sempat mendapat perawatan di Klinik Oloan.

Setelah dinyatakan sehat, petugas pun melakukan pemeriksaan terhadap Zulkifli.

Zulkifli mengaku selama ini dirinya merantau di Dumai, Riau untuk bekerja dan baru sepuluh hari ini pulang demi menemui istrinya.

Dari keterangan tersangka pembunuhan dilakukan atas dasar perasaan cemburu. Rencananya tersangka mau berangkat ke Dumai, Riau untuk kembali bekerja.

Jadi minta dilayani dulu, tapi justru ditolak korban hingga akhirnya kalap membacok korban yang merupakan istrinya," jelasnya.

Akibat pembacokan, tubuh korban mengalami luka robek di bagian mulut, dagu, pipi kanan, mata kiri dan luka robek pada tangan kanan. Korban pun langsung tewas di TKP.

"Ada sekitar 15 luka bacokan," ungkapnya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 84 kali