cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Gunungsitoli(MedanPunya) Bupati Nias Sokhiatulo Laoli menyampaikan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin yang memenangkan pilpres 2019 berdasarkan penetapan KPU pada 21 Mei 2019.

Dia juga mengapresiasi warga yang menyambut pemilu dengan gembira dengan menyalurkan haknya di TPS-TPS pada saat pemilu serentak 17 April 2019 lalu.

Seperti diketahui KPU RI telah menetapkan pasangan calon (paslon) presiden dan cawapres nomor urut 01 memperoleh suara terbanyak sebesar 85.607.362 suara sementara pasangan calon 02 memperoleh suara 68.650.239 suara.

Selain mengucapkan selamat, ada sejumlah harapan yang ia sampaikan untuk Jokowi-Ma'ruf.

Pertama, agar pemerintah pusat memperhatikan progres pembangunan ekonomi Nias yang bertumpu pada pariwisata, perikanan dan pertanian.

"Masih banyak pembangunan yang perlu dilanjutkan, seperti penataan kawasan Nias jadi kawasan strategis ekonomi nasional dan kawasan ekonomi khusus untuk mendorong perkembangan pariwisata yang sangat prospektif," kata Sokhiatulo.

Kedua, perjuangan yang sedang dilanjutkan saat ini yakni pengajuan menjadi provinsi Kepulauan Nias. “Kami kepala daerah memahami bahwa masih berjalannya moratorium, tapi pada kesempatan ini juga tetap kami harap bisa dibuka kembali," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sokhiatulo menambahkan bahwa dia berharap semua masyarakat Kepulauan Nias terutara Masyarakat Kabupaten Nias, untuk dapat menerima hasil penetapan KPU RI dan kembali membangun daerah.

Dia mengimbau agar warga jangan sampai terpecah belah akan isu-isu yang bertujuan hanya membuat kekacauan dan saling salah paham terhadap tujuan bersama.

"Saat ini pasca penetapan KPU RI, saya mengimbau seluruh mayarakat untuk tetap menjaga suasana lingkungan masing-masing tetap dalam kondisi kondusif. Semua pihak jangan mau terhipnotis dengan aksi-aksi kericuhan dengan dalih mencari keadilan," katanya.

"Bila merasa banyak kecurangan maupun adanya yang tidak sesuai selama proses pemilihan dapat menyampikan ke Mahkamah Konstitusi, sebab kekacauan dan kerusuhan tidak lain tidak hanya membuat kerugian besar bagi kita semua."***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 104 kali