cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Raya(MedanPunya) Puluhan pekerja pembangunan jalan akses menuju proyek pembangunan PLTA di Nagori Bongguran Kariahan Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun dikabarkan tertimbun longsor.

Alat berat yang digunakan pekerja juga turut terseret ke dalam jurang sedalam 300 meter, seperti yang disampaikan, Darwis Damanik seorang warga yang ada di lokasi.

Darwis Damanik menyampaikan informasi tersebut melalui siaran langsung di akun Facebooknya Darwis Damanik.

"Sedang menuju lokasi longsor yang menimbun pekerja di Simalungun dalam pembangunan jalan proyek PLTA," ujarnya.

Dalam video tampak, Darwis dan beberapa warga lainnya menempuh jalan yang baru dibangun dan dipenuhi lumpur.

Ia bahkan nyaris hampir terjatuh karena licinnya jalan. Ia pun menceritakan terpaksa membuka sepatunya supanya bisa melewati jalan berlumpur tersebut.

Kata Darwis diperkirakan ada 15 orang pekerja yang tertimbun longsor tersebut. "Dari informasi warga ada 15 orang, belasan lah yang terseret ke dalam jurang yang dalamnya mencapai 300 meter ini," ujarnya.

Para keluarga korban saat pun ini masih menunggu di lokasi kejadian seraya berusaha melakukan pencarian para korban.

Hingga saat ini kata Darwis belum ada bantuan dari pihak pemerintah atau perusahaan, karena akses menuju lokasi sangat susah.

"Polisi baru saja sampai di lokasi, Tim SAR pun belum datang karena akses menuju lokasi memang sangat sulit," ujarnya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 38 kali