cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan(MedanPunya) Warga Kecamatan Hinai dihebohkan dengan temuan mayat perempuan. Mayat perempuan sudah meninggal dunia ditemukan terbujur kaku di dalam sumur dan dalam penyelidikan Polsek Hinai, Kamis (13/6)

Informasi dihimpun mayat ditemukan pada Rabu tengah malam (12/6) sekitar pukul 23.30 WIB. Tepatnya di sumur yang berlokasi di kediaman korban Dusu I Desa Baru Kecamatan Hinai.

Belakang identitas korban diketahui Risna Wati (54), pekerjan ibu rumah tangga.

Saksi yang melihat temuan ini di antaranya Zainal Abidin(35) sopir angkot warga Penggabungan Desa Baru Pasar 8 Hinai dan Sudianto (42) warga Penggabungan DesaBaru Psr 8 Hinai.

Kronologis kejadian dari hasil keterangan anak korban, Titin Agustina (34) menyampaikan bahwa sekira pukul 19.30 WIB ibunya sempat pamit kepada anaknya untuk pergi ke undangan di Pasar 3 Hinai.

Risna Wati mengingatkan kepada anaknya mengunci pintu rumah.

Saat Titin berencana mengunci pintu samping rumah, tiba-tiba ia dicegat oleh seseorang laki-laki yang tidak dikenal dan mengancam anaknya supaya jangan ribut-ribut.

Titin pun lari keluar rumah dan minta tolong kepada tetangga sehingga OTK itu melarikan diri.

Korban pergi ke undangan diketahui tidak mengendarai sepeda motornya. Warga dan tetangga sontak curiga akan terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

"Warga mencari cari korban di sekitar rumah korban dan warga melihat korban sudah meninggal di dalam sumur sedalam 6 meter," kata warga setempat.

Hasil pemeriksan sementara, korban sebelum dimasukkan ke dalam sumur terlebih dahulu dianiaya, dipukul oleh OTK di kepala bagian belakang dengan menggunakan anak batu gilingan cabai.

Kapolsek Hinai, AKP Hendry Sihotang mengatakan, pada saat ini korban telah diangkat dari sumur dan selanjutnya dibawa ke Rumkit Polda Sumut utk dilakukan autopsi. Personel Polsek Hinai juga sudah berada di lokasi melakukan pengamanan.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 38 kali