cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Rantauprapat(MedanPunya) Kasus pembunuhan dua pria - salah satunya mantan wartawan - di Labuhanbatu, Sumatera Utara, dikhawatirkan menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap pekerja media di Indonesia.

Polisi sudah mengerucutkan sejumlah nama pelaku pembunuhan terhadap Maraden Sianipar dan Martua Parasian Siregar yang masih dalam proses pengejaran.

"Identitasnya sudah diketahui tapi masih belum bisa tertangkap," ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat.

Setidaknya sudah ada 11 saksi yang diperiksa, beberapa di antaranya berasal dari perusahaan minyak kelapa sawit PT Sei Alih Berombang (SAB) yang menguasai lahan tempat ditemukannya kedua jasad korban.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes (Pol) Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan bahwa Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu telah membentuk tim untuk menangani kasus tersebut.

"Sifatnya Polda Sumatera Utara memback up penanganan kasus," kata Tatan, "Kita tunggu, mudah-mudahan segera terungkap, ini tim lagi bekerja di lapangan."

Jasad Maraden (55 tahun) dan Martua (42 tahun) masing-masing ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada hari Rabu (30/10/2019) dan Kamis (31/10/2019) di parit belakang gudang PT Sei Alih Berombang (SAB), hanya terpisah 200 meter dari satu sama lain.

Polisi menyebut Maraden sebagai mantan wartawan mingguan lokal, Pilar Indonesia Merdeka (Pindo Merdeka), sekaligus mantan calon anggota legislatif pada pileg 2019, sedangkan Martua merupakan aktivis sebuah lembaga swadaya masyarakat.

Keduanya disebut kerap menjembatani sengketa lahan antara warga lokal dengan pemilik lahan perkebunan kelapa sawit, PT Sei Alih Berombang (SAB).

Kasus pembunuhan Martua dan Maraden yang mantan wartawan di Labuhanbatu, Sumatera Utara, menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap pekerja media di Indonesia.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 22 kali