cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Batangtoru(MedanPunya) Tiga ekor lembu milik warga ditemukan dalam keadaan mati di Dusun Sipincur, Desa Kebun Hapesong, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel, Sumatera Utara, Rabu (27/11).

Tiga ekor sapi tersebut diduga kuat mati akibat diserang binatang buas jenis harimau sumatera. Dari informasi yang didapat, ketiga ekor sapi tersebut diketahui milik Supadi yang merupakan warga setempat. Awalnya dia melaporkan bahwa hewan ternaknya hilang.

Kemudian, setelah dilakukan pencarian, tiga ekor sapi ditemukan dengan kondisi tergeletak di areal perkebunan karet di Dusun Sipincur, Desa Kebun Hapesong, Batangtoru. Satu ekor lembu indukan ditemukan dalam kondisi mati dan mengalami luka di bagian tubuhnya.

Sedangkan, dua ekor lembu yang masih anakan ditemukan dalam kondisi sekarat dan akhirnya dipotong di tempat.

"Ada empat sebenarnya yang hilang, tapi satu indukan lagi belum ditemukan. Masih tiga ekor yang ditemukan," kata seorang warga kepada pihak Kepolisan Sektor Batangtoru yang turun ke lokasi.

Kapolsek Batangtoru AKP DMZ Harahap mengatakan, ia membenarkan adanya kejadian tersebut. Sampai saat ini, pihaknya masih berada di lokasi bersama pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk memastikan apakah kejadian itu memang akibat serangan harimau.

"Kami masih di lapangan bersama tim dari BKSDA," ujar Harahap.

Selain menemukan lembu yang mati, pihaknya juga menemukan beberapa jejak kaki yang diduga kuat adalah jejak harimau. Sementara itu, Kepala BKSDA Wilayah III Padang Sidempuan Gunawan mengatakan, timnya sudah mendapat informasi soal kejadian tersebut dan sedang berada di lokasi.

Menurut Gunawan, dari jejak kaki yang ditemukan, ia menduga kuat itu adalah jejak kaki harimau sumatera.

"Iya benar, kami juga masih berada di lokasi. Dari jejak kaki yang ditemukan, kami menduga kuat itu adalah jejak kaki harimau sumatera." kata Gunawan.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 15 kali