cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Seibejangkar(MedanPunya) Dua bocah tewas, yaitu Vanessa Adelia (10) dan Alfiansyah (3) setelah sepeda motor matik Honda Beat BK 2558 VAB yang dikendarai Novianti (30) warga Desa Benteng, Kecamatan Sei Balai Batubara ditabrak oleh Bus PMS dengan nomor polisi BK 7821 LT pada Senin (6/1) malam sekitar pukul 20.25 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Sumber Makmur, Km 143-144, Kecamatan Seibalai, Kabupaten Batubara.

Sepeda motor Honda Beat datang dari arah Medan menuju Kisaran hendak mendahului mobil yang berada di depannya.

Pada saat bersamaan, meluncur bus PMS yang dikemudikan Ambetua Manurung, warga Jalan Teratai, Siantar Barat, Pematangsiantar dari arah yang sama, di belakang sepeda motor korban dengan kecepatan tinggi.

Kepala Pos (Kapos) Lantas Sei Bejangkar Aiptu Arpan menyebutkan bahwa sepeda motor dan korban Novianti yang ditabrak sempat terseret bus.

"Bus datang dari Siantar menuju Kisaran dengan kecepatan tinggi dan hendak memotong mobil yang berada di depannya, dan menabrak sepeda motor sehingga sepeda motor terseret di bawah kolong bus," sebut Arpan, Selasa (7/1).

Kecelakaan itu, mengakibatkan kedua bocah meninggal pasca-insiden tersebut.

"Satu anaknya tewas sesampainya di rumah sakit. Satu di lokasi kejadian," imbuhnya.

Sedangkan kondisi Novianti disebut kritis dan dilarikan ke RSUP Adam Malik Medan setelah sempat dibawa ke RSUD H Abdul Manan Simatupang di Kisaran.

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan polisi. Begitu juga dengan pengemudi bus.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 152 kali