cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Lubukpakam(MedanPunya) Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberikan sanksi peringatan keras kepada dua orang Komisioner KPU Deliserdang. Kedua Komisioner itu yakni Timo Dahlia Daulay dan Mulianta Sembiring.

Selain itu Timo juga dicopot dari jabatannya sebagai Ketua KPU Deliserdang.

Informasi yang dikumpulkan sanksi itu dijatuhkan atas adanya pengaduan dari Jenda Muli yang merupakan salah satu mantan Caleg Partai Golkar dari Dapil 6 Deliserdang.

Sidang putusan atas perkara ini pun telah dibacakan Rabu, (22/1) sore.

Hanya sebagian permohonan yang dikabulkan.

Saat dikonfirmasi Timo Dahlia Daulay membenarkan bahwa DKPP telah menjatuhkan sanksi kepada dirinya dan rekannya Mulianta Sembiring.

Ia menyebut dalam perkara ini ia dan rekannya itu adalah sebagai teradu 1 dan teradu 3.

Sementara untuk teradu 2 adalah Ketua Bawaslu Deliserdang, M Ali Sitorus.

"Ia memang sudah dibacakan putusannya kemarin. Yang berangkat ke Jakarta mendengarkan putusan Pak Mulianta dan Pak Ali. Saya enggak ikut karena kami sibuk audiensi sekarang ini. Semalam sama Kapolres dan hari ini pun mau audiensi juga sama Pak Dandim," ujar Timo, Kamis (23/1).

Ia menyebut telah menerima putusan yang dijatuhkan padanya.

Meski demikian Timo menyebut belum belum paham betul kode etik mana yang dilanggar sehingga DKPP memberikan pertimbangan putusan tidak profesional.

Untuk usaha,katanya saat persidangan pihaknya pun sudah berusaha sebaik-baiknya membuktikan kalau pelaksanaan Pemilu sudah dilakukan dengan baik.

"Ya memang susah untuk memuaskan semua orang. Pada saat ini kita terimalah putusannya. Saya pun ya belajar ikhlas menerima putusan ini. Sekarang ini kita belum terima putusan tertulisnya dari KPU RI," kata Timo.

Selama dua periode menjadi Komisioner KPU Deliserdang, Timo sudah tiga kali mendapat peringatan keras dari DKPP.

Sementara itu untuk dicopot dari jabatannya sebagai Ketua KPU Deliserdang terhitung sudah dua kali.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 114 kali