cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Pematangsiantar(MedanPunya) Dua orang pelajar berinisial R (12) dan BD (12) dirampas ponselnya setelah dibawa keliling dengan sepeda motor oleh dua orang tak dikenal. Aksi perampokan ini terjadi dengan modus bertanya alamat.

Orang tua korban, Wagio mengungkapkan perampokan terjadi di jalan lintas Siantar-Medan Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun pada Minggu (26/1).

Wagio mengatakan, Dua orang perampok datang dengan mengendarai sepeda motor menanyakan sebuah alamat. Dua anak ini sudah memberitahu lokasi alamat itu. Namun, pelaku memaksa korban untuk ikut mengantarkan ke lokasi tujuan.

Korban yang tidak merasakan ada sesuatu kejanggalan ikut kemauan pelaku. Pelaku dengan korban pun berboncengan di atas satu sepeda motor. Korban R diletakkan bagian paling depan. Sedangkan BD berada paling belakang.

"Anak saya main handphone di pinggir jalan. Bermain ke toko ponsel karena memang baru beli handphone dua bulan yang lalu," kata Wagio di rumahnya di Huta 4 Nagori Karangsari, Kabupaten Simalungun, Senin (27/1).

Wagio juga mengungkapkan anaknya sempat dibawa keliling selama 30 menit. Pelaku yang sudah berhasil merampas ponsel meninggalkan korban di pinggir jalan lintas Siantar-Medan, Siantar Martoba.

Wagio juga mengatakan segera membuat laporan pengaduan ke Polres Simalungun.

"Pelaku membonceng naik motor. Lalu, dibawa mutar-mutar. Diturunkan di tengah jalan. Buat pengaduan. Biar pelaku itu ditangkap," pungkasnya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 118 kali