cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Ditkrimsus Polda Sumut mengamankan tiga orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Camat Babalan, Kecamatan Babalan, Langkat pada Rabu (29/1) sekitar pukul 14.30 WIB.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 5 juta.

Informasi yang dihimpun, tiga orang yang diamankan tersebut, yakni Camat Babalan berinisial YP, sekretaris Camat berinisial RO dan Kasi Trantib Camat Babalan berinisial RN.

Dari tiga orang tersebut, polisi sudah menetapkan tersangka terhadap YP dan RO.

"Camat dan sekcam sudah naik tersangka ya," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (30/1).

Dijelaskan Tatan, OTT tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi pemerasan atas penerbitan Surat Rekomendasi Camat untuk pengurusan Surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), yang diduga dilakukan oleh oknum Camat Babalan Kabupaten Langkat.

Dalam OTT itu, polisi menyita 1 amplop bertuliskan PT Mandiri Bersama Saudara berisi uang tunai Rp 50 juta dengan pecahan Rp 100.000 sebanyak 50 lembar dari RO dan satu lembar surat nomor : 648-03.R/BBL/2020 perihal permohonan SIMB tanggal 29 Januari 2020 ditanda tangani YP dari Camat YP.

Dijelaskan Tatan, para tersangka saat ini dilakukan penahanan karena melanggar pasal 12 huruf (e) UU No. 20 Tahun 2001 ttg perubahan ats UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 142 kali