cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Lubukpakam(MedanPunya) Seorang pria di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), ditemukan tewas tergantung. Peristiwa itu diduga berawal dari cekcok karena pria itu tahu istrinya selingkuh.

"Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB, korban ditemukan tewas dalam keadaan tergantung dengan menggunakan seutas tali ayunan yang dililitkannya ke plafon di kamar tidurnya," ujar Kasubbag Humas Polresta Deli Serdang Iptu Masfan Naibaho kepada wartawan, Selasa (10/3).

Polisi lalu melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) dan interogasi. Hasilnya, kasus ini berawal dari cekcok karena istrinya selingkuh.

"Diperoleh informasi bahwasanya korban dan istri terjadi cekcok dikarenakan sang istri ketahuan selingkuh dengan pria lain," sambungnya.

Masfan mengatakan istri pria tersebut awalnya pergi keluar dari rumah setelah cekcok. Si istri menunggu suaminya untuk menjemput, tapi tak kunjung datang sehingga memutuskan pulang ke rumah.

Saat kembali ke rumah, si istri menemukan suaminya sudah tewas dengan posisi tergantung.

"Istri korban pergi ke arah Simpang Dagang Kerawang dengan berjalan kaki. Sampai di simpang empat pensiunan, istri korban menunggu korban, berharap akan dijemput. Namun korban tidak kunjung datang sehingga pada pukul 00.30 WIB istri korban kembali ke rumah dan sesampainya di dalam rumah melihat korban sudah kondisi gantung diri," ujar Masfan.

Jenazah korban, kata Masfan, sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Namun pihak keluarga meminta jenazah tidak diautopsi.

"Atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban Suranta Nasution tidak dilakukan autopsi dikarenakan pihak keluarga memandang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam," paparnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 93 kali