cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Tanjungbalai(MedanPunya) Wali Kota Tanjungbalai, Sumut, M Syahrial memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Tanjungbalai menunda seluruh rapat serta kegiatan yang melibatkan dan menghadirkan masyarakat dalam jumlah banyak. Instruksi itu diambil setelah digelar rapat terbatas bersama DPRD serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tanjungbalai untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo terkait pencegahan penyebaran virus corona (Covid- 19).

"Tunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan dan menghadirkan masyarakat ramai dalam jumlah yang banyak," kata Syahrial kepada wartawan, Senin (16/3).

Dia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk meliburkan proses belajar mengajar di sekolah selama 14 hari ke depan. Seluruh kepala sekolah diminta memberikan tugas belajar kepada anak didik untuk dikerjakan di rumah masing-masing dengan pengawasan orang tua yang dibekali modul pelajaran.

"Tenaga pendidik tetap hadir di sekolah untuk memantau pelaksanaan pendidikan jarak jauh dan menjaga lingkungan sekolah," ujarnya.

Pemerintah Kota Tanjungbalai, kata Syahrial, akan meningkatkan layanan kesehatan dan mendirikan posko pemeriksaan kesehatan di rumah sakit umum daerah, seluruh puskesmas, di beberapa lokasi strategis seperti di Pelabuhan Teluk Nibung, stasiun kereta, dan terminal. Syahrial juga meminta disiapkan hand sanitizer di seluruh fasilitas umum milik pemerintah kota untuk menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat, menyiagakan ambulans non-stop, serta ruang isolasi khusus sebagai antisipasi.

Selain itu, dia meminta pemilik tempat hiburan di Kota Tanjungbalai sementara ini membatasi jam operasionalnya, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah masuknya orang asing secara ilegal, dan meminta pengusaha turut mengerahkan sumber daya untuk sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona.

Untuk ASN di lingkungan Pemkot Tanjungbalai, Syahrial memerintahkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak mengoperasikan finger print dan catatan kehadiran dilakukan manual dengan pengawasan masing-masing OPD dalam beberapa waktu ke depan.

"Rapat atau pertemuan maupun acara yang mengundang ASN dalam jumlah banyak, terkait hal ini dapat dilakukan lewat komunikasi media seperti WhatsApp grup," ungkapnya.

Selanjutnya, Pemkot Tanjungbalai akan segera membentuk gugus tugas penanganan Covid-19 sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020. Dia berharap peran serta masyarakat dalam pencegahan penyebaran virus corona, termasuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya untuk menghindari terjadinya kepanikan.

"Kami juga mengimbau kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat berdoa bersama terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Tanjungbalai. Semoga Kota Tanjungbalai yang kita cintai ini terhindar dari wabah virus Corona," ujarnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 32 kali