cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

Pematangsiantar(MedanPunya.Com) Kepolisian Resor Pematangsiantar, Sumatera Utara, berhasil menangkap Desta Sitinjak (22), pelaku pembunuhan dan sodomi terhadap bocah berusia 7 tahun. Pelaku diringkus di rumahnya di daerah Bah Kapul, Kecamatan Sitalasari.

"Pelaku ditangkap Sabtu (1/11) pagi sekitar pukul 03.00 WIB di rumah orang tuanya," ujar AKBP Slamet Loesiono, Kapolres Pematangsiantar.

Terungkapnya kasus pembunuhan ini menurut Loesiono, setelah pihak kepolisian memeriksa beberapa orang saksi dan juga hasil autopsi. Dari keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat bersama pelaku. Selain itu, dari hasil autopsi terdapat bekas sperma di anus korban.

"Dari hasil autopsi kita simpulkan, korban disodomi dan kemudian dibunuh pelaku. Korban kemudian dibenamkan ke dasar sungai hingga wajah dan kepalanya mengalami luka karena terkena bebatuan," jelas Akpol lulusan tahun 1994 itu.

Dari pemeriksaan terhadap pelaku, dijelaskannya, pelaku yang merupakan tetangga korban mengaku pernah melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban. Namun peristiwa itu diselesaikan secara kekeluargaan.

Pelaku ditangkap 7 jam setelah penemuan mayat korban yang ditemukan warga di pinggir sungai tak jauh dari rumah korban dan pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dojerat dengan pasal 340 KUH Pidana dan Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Korban yang duduk di kelas 1 SD ditemukan warga tidak bernyawa Jumat (31/10). Saat ditemukan, tubuh korban dalam keadaan telanjang dan kaki terikat tali.

Sebelum ditemukan menjadi mayat, korban telah dicari-cari kedua orang tua dan warga sejak Kamis sore (30/10).***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1031 kali