Tabrakan Antara Terios dan Truk Pengangkut Gas Elpiji di Lubuk Pakam

Lubukpakam(MedanPunya) Kecelakaan terjadi antara mobil Daihatsu Terios dengan truk pengangkut gas elpiji bersubsidi di persimpangan pintu tol Puluh Kemiri Jalan Lintas Sumatera Kawasan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, Jumat (27/2).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini namun bagian depan mobil Terios tampak rusak. Diketahui kalau saat itu Terios sedang membawa 8 orang penumpang yang merupakan satu keluarga.

Informasi yang dihimpun peristiwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu Terios BK 1377 ADS baru saja keluar dari pintu tol. Sementara truk pengangkut gas elpiji BK 8004 NG datang dari arah kantor Bupati Deli Serdang menuju Medan. Tepat dipersimpangan keduanya saling bertemu.

Karena terdorong ban depan mobil Terios sampai naik ke pulau jalan. Bagian kap mobil sampai lepas terbuka. Bagian depan mobil tampak rusak sedangkan kondisi truk tidak mengalami kerusakan sama sekali sebab bagian yang sempat tersentuh adalah bagian ban belakang mobil.

Satu jam setelah peristiwa kecelakaan terjadi pihak kepolisian sudah tiba di lokasi. Sementara kedua belah pihak masih terus berdialog dan saling merasa benar.

“Kondisi biasa normal tadi awalnya kami melaju dan mereka mau nyebrang. Kami dari arah Pakam mau ke Medan, ya memang agak kencang kecepatan 60 lah kira-kira. Tapi mereka masuk saja,” ucap Sumadana sopir truk.

Sumadana bilang ia tidak menyangka ternyata Terios masuk saja ke jalur mereka. Karena itu bagian yang ditabrak adalah ban bagian belakang saja.

“Karena saya posisi kencang jadi mobil mereka ngikut (sampai naik ke pulau jalan).kalau kondisi saya fisik nggak apa-apa,” kata Sumadana.

Sementara itu Iwan Sinton Siregar sopir Terios mengatakan ia melaju karena mengikuti arahan dari pria penyebrang jalan atau yang akrab disapa pak ogah. “Kami awalnya ditahan pengatur lalulintas, setelah sudah berhenti mobil kami disuruh masuk tapi tiba tiba datang mobil pertamina. Kalau saya nggak apa-apa bersama keluarga,” sebut Iwan.

Disampaikan saat itu di dalam mobil ada 8 orang termasuk dirinya. Mereka berangkat dari Seribu Dolok kemudian masuk pintu tol Sinaksak. Tujuan mereka sebenarnya mau ke Bandara Kualanamu mengantarkan keluarga.

“Cuma kami mau ke Tanjung Morawa dulu karena ada juga yang mau dijemput. Tapi rupanya di sini kejadian. Kalau yang mau berangkat sudah dijemput tadi dan sudah berangkat,” katanya.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version