Tapanuli Tengah Kembali Dilanda Banjir, Bupati Imbau Warga Tetap Siaga

Tapteng(MedanPunya) Banjir susulan kembali melanda beberapa desa di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, pada Jumat (2/1).

Banjir susulan ini mengakibatkan air sungai meluap hingga ke permukiman warga dan menutupi badan jalan di sejumlah titik di Kecamatan Tukka.

“Hujan terjadi sejak pagi hingga sore hari, pada Jumat (2/1) di Tapanuli dan hampir merata di seluruh wilayah Tapanuli Tengah,” ungkap Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, Sabtu (3/1).

Masinton menjelaskan, ada sembilan kecamatan yang sebelumnya terdampak banjir bandang dan longsor yang kini terdampak banjir susulan.

Yaitu, Kecamatan Tapian Nauli, Pandan, Sarudik, Tukka, Badiri, Pinangsori, Lumut, Sibabangun dan Sukabangun.

“Kecamatan Tukka adalah salah satu wilayah kecamatan yang terdampak parah akibat bencana banjir bandang dan longsor. Dan kembali dilanda banjir,” ujar Masinton.

Mantan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, banjir kali ini disebabkan curah hujan yang tinggi, sehingga debit air melebihi daya tampung sungai.

Pada minggu pertama Desember 2025, kata Masinton, Dinas PU Kabupaten Tapanuli Tengah telah membersihkan sebagian alur sungai yang mengalami sedimentasi yang dipenuhi tumpukan gelondongan kayu.

“Sehingga saat hujan sebagian besar air sudah masuk ke alur air sungai, dan masih ada yang merembes ke permukiman warga, karena pembuatan tanggul sementara masih dalam proses pengerjaan,” ujarnya.

“Namun tidak berapa lama, air kembali surut,” ucapnya. Masinton mengingatkan agar seluruh masyarakat tetap selalu waspada dan siaga karena kondisi cuaca yang masih terus berpotensi hujan deras.

“Kami tetap mengimbau kepada warga agar tetap waspada dan siaga. Melihat kondisi cuaca saat ini yang masih terus berpotensi hujan dan dapat mengakibatkan banjir juga longsor,”***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version