Viral Wanita di Tebing Tinggi Pergoki Suami Diduga Selingkuh Sama Pelajar

Tebingtinggi(MedanPunya) Satu video yang menunjukkan seorang wanita memergoki suaminya diduga selingkuh dengan pelajar, viral di media sosial. Peristiwa itu disebutkan terjadi di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam video yang dilihat, Selasa (12/12), ada seorang laki-laki dan wanita diduga selingkuhan pria tersebut yang tampak di video itu. Video itu direkam oleh wanita diduga istri pria tersebut. Mereka berada di dalam sebuah rumah.

Pria itu tampak tengah berdiri, sedangkan wanita diduga selingkuhannya itu sedang rebahan sambil main handphone. Wanita selingkuhan itu disebut masih berstatus sebagai pelajar.

“Bangkitlah, yah, pelakor kek gini gak mau bangkit. Bangkitlah, kok ditutupi mukanya dek, anak sekolah SMA ya,” kata wanita tersebut sambil menarik tangan yang menutupi muka pelajar itu.

“Perempuan yang gak tahu malu, sudah ditinggalkan setahun lebih, mengharap lagi,” kata pria tersebut.

“Berharap sama kau?” tanya wanita itu.

Pria tersebut lalu menanyakan alasan wanita itu mendatangi mereka. Wanita tersebut pun beralasan ingin meminta nafkah untuk anaknya.

“Nafkah anak ku, kau nafkahi gak, ada kau nafkahi, setahun lebih gak ada kau nafkahi anakku,” kata wanita itu lagi.

Laki-laki itu lalu beralasan bahwa dirinya rela tidak makan untuk menafkahi anaknya. “Biar kau tau ya, rela aku gak makan demi anakku,” ujarnya.

Setelah itu pelajar tersebut pun pergi meninggalkan lokasi.

“Istri grebek perselingkuhan suami yang sudah punya anak dengan cewek yang masih pelajar,” demikian narasi video tersebut.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto mengatakan peristiwa itu terjadi di Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi. Namun, dia belum memerinci lebih jauh soal kronologi kejadian itu. Agus menyebut sejauh ini belum ada laporan yang dilayangkan oleh wanita yang memviralkan video tersebut.

“Istri laki-laki tersebut belum ada membuat pengaduan,” kata Agus.

Namun, dia mengatakan orang tua pelajar itu telah membuat laporan ke Polres Tebing Tinggi. Laporan itu atas dasar dugaan pencemaran nama baik. Meski begitu, Agus belum memerinci lebih jauh soal itu.

“Orang tua pelajar tersebut sudah membuat pengaduan pencemaran nama baik tanggal 6 (Desember) kemarin,” pungkasnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version