Minggu, 1 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Biden Pertanyakan Keamanan Program Nuklirnya, Pakistan Terkejut

Senin, 17 Oktober 2022
kanal Dunia
10
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Islamabad(MedanPunya) Kementerian Luar Negeri Pakistan memanggil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) di Islamabad setelah Presiden Joe Biden mempertanyakan keamanan program nuklir negara tersebut.

Pernyataan yang dipermasalahkan itu disampaikan dalam pidato pada Kamis (13/10) pekan lalu, ketika Biden menyebut Pakistan ‘mungkin jadi salah satu negara paling berbahaya di dunia’ karena memiliki ‘senjata nuklir tanpa kohesi apapun’.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Bilawal Bhutto-Zardari menyatakan dirinya terkejut dengan pernyataan Biden tersebut.

“Sejauh menyangkut pertanyaan soal keselamatan dan keamanan aset nuklir Pakistan yang menjadi kekhawatiran, kami memenuhi semuanya — setiap dan masing-masing — standar internasional sesuai dengan IAEA,” tegas Bhutto-Zardari dalam konferensi pers pada Sabtu (15/10) waktu setempat, merujuk pada Badan Energi Atom Internasional.

Transkrip pidato Biden itu dipublikasikan oleh Gedung Putih pada situs resminya.

Dalam pernyataannya, Bhutto-Zardari juga mengumumkan pemanggilan Dubes AS untuk Pakistan terkait pernyataan Biden itu. Diakui Bhutto-Zardari bahwa dirinya tidak berpikir keputusan memanggil Dubes AS tidak akan berdampak negatif pada hubungan Pakistan-AS.

Ditambahkan Bhutto-Zardari bahwa para pejabat bisa mengatasi kekhawatiran spesifik apapun yang dimiliki AS terkait program nuklir.

Dia juga menyatakan bahwa kekhawatiran soal program nuklir Pakistan tidak dibahas dalam kunjungan terbarunya ke Washington DC, di mana dia menggelar rentetan pertemuan, termasuk dengan Departemen Luar Negeri AS.

Hubungan antara Islamabad dan Washington DC, yang dulunya sekutu dekat, baru saja mulai menghangat setelah bertahun-tahun membeku, yang sebagian besar dipicu oleh dugaan dukungan Pakistan terhadap Taliban di Afghanistan.

Otoritas Pakistan membantah tuduhan itu.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Joe BidenPakistanprogram nuklir
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Man City Masih Jadi Santapan Empuk Mo Salah

Berita Berikutnya

Ekspor RI di September 2022 Naik 20,2% Jadi US$ 24 Miliar

Related Posts

Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026
Dunia

Ada AS di Balik Tewasnya Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’

Senin, 23 Februari 2026
Dunia

Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan Agar Tak Bocorkan Rahasia

Jumat, 20 Februari 2026
Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Motor Karyawati Toko di Medan Selayang Raib Digondol Maling

Jumat, 27 Februari 2026

Pemko Medan Siapkan 4.000 Kursi Mudik Gratis ke 12 Rute

Jumat, 27 Februari 2026

Diduga Jadi Korban Hipnotis, Seorang Wanita di Medan Kehilangan Barang Berharga

Jumat, 27 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana