Senin, 19 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Diplomat AS: Susah Bicara dengan China

Sabtu, 20 Maret 2021
kanal Dunia
92
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Anchorage(MedanPunya) Pembicaraan pertama antara pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dengan China berlangsung sulit, kata para diplomat AS pada Jumat (19/3).

Namun, dikatakan mereka, pertemuan langsung itu juga menemukan beberapa kata sepakat di beberapa bidang.

Pembicaraan bertema luas itu dibuka dengan panas saat para diplomat top dari kedua pihak saling mengecam tindakan agresif yang mengganggu stabilitas global.

Setelah berakhirnya tiga sesi selama Kamis-Jumat pagi, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, pihak Amerika berterus terang tentang kekhawatirannya atas tindakan Beijing terhadap Hong Kong dan Taiwan, serta penindakan di dunia maya.

Seperti yang diperkirakan, China sangat defensif mempertahankan argumennya, kata Blinken.

“Tapi kami juga bisa melakukan percakapan yang sangat terbuka selama berjam-jam ini dengan agenda yang ekspansif.”

“Tentang Iran, tentang Korea Utara. Tentang Afghanistan, tentang iklim, kepentingan kami bersinggungan,” tambahnya.

Pertemuan yang digelar dua bulan setelah Biden dilantik sebagai Presiden AS ini dibuat untuk bertukar pandangan, sehingga memang tidak ada kesepakatan yang dijalin.

“Kami menginginkan pembicaraan yang tegas dan langsung mengenai berbagai masalah, dan itulah yang dia lakukan,” kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan.

“Kami akan terus berkonsultasi dengan para sekutu dan mitra dalam perjalanan ke depannya.”

Diplomat top China Yang Jiechi mengatakan, pembicaraan di Anchorage, Alaska, ini berlangsung terbuka, konstruktif dan membantu.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Amerika SerikatChinastabilitas global
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris di Sumut

Berita Berikutnya

Curhat Istri yang Suaminya Ditangkap Densus 88

Related Posts

Dunia

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026
Dunia

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026
Dunia

Heboh, Trump Sebut Dirinya ‘Presiden Sementara Venezuela’

Senin, 12 Januari 2026
Dunia

China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja

Senin, 12 Januari 2026
Dunia

Hanya 1,6 KM dari Tragedi George Floyd, Penembakan Ibu oleh Agen ICE Kembali Guncang AS

Jumat, 9 Januari 2026
Dunia

China Ungkap Taktik AS Serang Venezuela, Ada Satu Titik Lamah

Rabu, 7 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

5 Kali Begal Warga, 2 Anggota Geng Motor Bersajam Ditangkap

Senin, 19 Januari 2026

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026

Kawanan Maling Bobol Rumah Ditinggal Pemilik, Sudah 10 Kali Beraksi

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana