cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Jakarta(MedanPunya) Sederet pengeboman terjadi di Surabaya kemarin. Sekjen PBB Antonio Gutteres mengutuk kejadian ini karena melibatkan anak-anak.

"Sekjen PBB mengutuk teror terhadap jemaat gereja di Surabaya, Indonesia, pada 13 Mei," tulis jubir Sekjen PBB, Stéphane Dujarric seperti disampaikan Perwakilan Tetap RI (PTRI) untuk PBB, Senin (14/5).

Gutteres, kata Dujarric, mendapat laporan tentang terlibatnya anak dalam aksi teror ini. Bagi Gutteres, ini hal yang mengerikan.

"Dia merasa ngeri atas laporan bahwa anak-anak turut dimanfaatkan dalam penyerangan," tulis Dujarric.

Sekjen PBB menyampaikan rasa dukanya kepada para korban. Dia juga berharap korban luka dapat segera sembuh.

"Dia (Sekjen PBB) menegaskan kembali dukungan PBB kepada rakyat dan pemerintahan Indonesia atas upaya melawan dan mencegah terorisme serta kekerasan ekstremis," tulis Dujarric.

PBB mendukung upaya-upaya kampanye keberagaman, moderat dan toleransi. Menurut Gutteres, kampanye ini bisa menangkal terorisme dan ekstremisme.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 162 kali